[SALAH] Akun Telegram IDX Channel Menawarkan Investasi Saham dan Emas
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
IDX Channel melalui situs resminya menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melayani atau menawarkan investasi berupa saham atau emas.
Beredar akun Telegram IDX Channel dengan nama pengguna “IDX CHANNEL”. Akun tersebut menawarkan investasi saham dan emas kepada para anggotanya.
Melansir dari situs resmi IDX Channel, pihak IDX Channel menegaskan bahwa mereka tidak pernah melayani atau menawarkan investasi berupa saham atau emas. Lebih lanjut, emas bukan merupakan komoditi yang diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia.
Akun Telegram yang mengatasnamakan IDX Channel juga pernah beredar pada Januari 2021 lalu, dengan nama pengguna “IDX Indonesia exchange stock”. Artikel terkait topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Akun IDX di Telegram”.
Dengan demikian, akun Telegram yang mengatasnamakan IDX Channel tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
Where it circulated
Telegram
Sources and references
- 1
- 2
[SALAH] Akun IDX di Telegram
- 3
Penulis: Khairunnisa Andini
- 4
Editor: Bentang Febrylian
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Akun Telegram PT Danareksa Investment Management
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Bukan akun Telegram milik Danareksa. Pihak Danareksa telah menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki akun Telegram. Akun media sosial resmi Danareksa hanya berupa Instagram, Facebook, dan YouTube.
[SALAH] Akun Telegram CNBC Indonesia Berisi Ajakan Investasi
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). CNBC Indonesia melalui situs resmi serta akun media sosial resminya telah menegaskan bahwa akun Telegram tersebut bukan merupakan akun milik CNBC Indonesia.