[SALAH] “FAKTA dana kampanye Jokowi”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
(1) “FAKTA dana kampanye Jokowi :
1. James Riady = 7 Triliun
2. Gabungan Taipan 9 naga = 8,5 Triliun
3. Aliansi Konglomerat China = 5,1 Triliun
4. Konglomerat bermasalah (Yang terjerat hukum dan dipaksa) = 3,7 Triliun
5. Tiongkok = 75 Triliun
@KPK_RI
@bawaslu_RI
*infovalid”.
——
(2) “mau jd presiden Modalnya Palu Arit…”.
What the fact-checkers found
Modus penggunaan “*infovalid” sudah beberapa kali dibahas, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
(1) http://bit.ly/2rhTadC, firsdraftnews.org: “Konten Palsu
Konten baru yang 100% salah dan didesain untuk menipu serta merugikan”.
——
(2) Tanpa sumber informasi kredibel, menambahkan narasi “*infovalid” tidak menjadikan sebuah informasi menjadi valid.
——
(3) Tidak menyebutkan sumber informasi yang jelas adalah tipikal penggunaan teknik “Appeal to Authority”. Agar dipercaya di narasi digunakan pihak-pihak yang valid tanpa ada kejelasan, misalnya tautan, ke detil informasi yang diklaim disampaikan oleh pihak-pihak tersebut. Selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.
——
(4) http://bit.ly/2OHUsI5, hasil pencarian di FAFHH menggunakan kata kunci “*infovalid”, selengkapnya di (2), (3), (4), dan (5) di bagian REFERENSI.
Where it circulated
(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.
——
(2) http://bit.ly/2w8wKxb, cuitan oleh akun “Detektif Upin” (twitter.com/DetektifUpin), sudah dicuit ulang 1.3 ribu kali per tangkapan layar dibuat.
——
(3) http://bit.ly/2w60P0i, post oleh akun “Adit Hermawan” (facebook.com/adit.setia.5621) ke grup “TGB UNTUK INDONESIA” (facebook.com/groups/1460925687519536).
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/726314137701124/
Sources and references
- 1
- 2
, tentang “Appeal to Authority”: “Dalam kerja jurnalistik pernyataan narasumber lazimnya diverifikasi terlebih dahulu dan diberi penjelasan dalam kapasitas apa narasumber memberikan pernyataannya. Pernyataan tersebut mestinya diuji dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, apa bukti dari pernyataan tersebut? Dalam konteks bagaimana narasumber bisa mendapat informasi tersebut? Serta, apa kemungkinan bias motif politik narasumber dalam menyampaikan pernyataan tersebut?”.
- 3
——
- 4
[SALAH] “Sri Mulyani Ditolak Kedatangannya Ke Gontor dengan Membawa Cek Bernilai Besar”, post sebelumnya di
- 5
- 6
——
- 7
[SALAH] “Anggota Mossad Israel Tertangkap Kamera CCTV di Sulawesi”, post sebelumnya di
- 8
- 9
——
- 10
[SALAH] “Pihak AS Akan Gelontorkan Dana 2 Triliun ke Pimpinan NU Untuk Menangkal Terorisme”, post sebelumnya di
- 11
- 12
——
- 13
[HOAX] “Penolakan ustadz Abdul Somad di Hong Kong merupakan pesanan LBP”, post sebelumnya di
- 14
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message