✕HoaxIndonesian

[SALAH] Foto "59 Orang Jemaat Gereja Tew4s Minum Dettol Demi Cegah C0R0NA"

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Foto tahun 2016 dan TIDAK terkait dengan wabah Virus Corona COVID-19. Pada Desember 2016, ada pendeta bernama Rufus Phala yang mengaku nabi. Dia melakukan pengobatan masal untuk mengatasi virus ebola. Selengkapnya di bagian Penjelasan dan Referensi.

What the fact-checkers found

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa foto di artikel itu adalah jemaat gereja tewas setelah minum Dettol demi cegah Virus Corona COVID-19 adalah klaim yang salah. Foto itu diunggah di situs citizen.co.za yang beroperasi di Guateng, Afrika Selatan, pada 9 Desember 2016. Judulnya berbunyi “Another pastor strikes, makes congregants drink Dettol".

Dalam artikelnya, situs tersebut menjelaskan, peristiwa jemaat diminta minum cairan Dettol terjadi di Gereja Kristen Spiritual AK di Makgodu, Limpopo, Afrika Selatan. Dikisahkan bahwa saat itu ada pendeta bernama Rufus Phala yang mengaku nabi. Dia melakukan pengobatan massal untuk mengatasi virus ebola. Phala mengetahui bahwa Dettol adalah cairan berbahaya untuk dikonsumsi. Namun, dia mengaku mendapat perintah dari Tuhan untuk menggunakannya.

Dia pun mengklaim bahwa ada jemaat yang telah sembuh setelah meminum cairan tersebut. Sementara itu, situs pencari fakta OpIndia memastikan bahwa peristiwa jemaat minum Dettol terjadi pada 2016. Namun mereka tidak menemukan sumber kredibel yang menyebutkan ada 59 kematian akibat peristiwa itu. Situs Kenya Report yang pertama melaporkan justru telah menarik pemberitaan tersebut.

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →