[SALAH] Foto "Kremasi massal saat melonjaknya jumlah kasus infeksi Covid-19 India"
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
TIDAK terkait Covid-19. Foto itu sudah beredar di internet sejak 2010 jauh sebelum terjadinya pandemi virus Corona pada Desember 2019. Foto tersebut memperlihatkan suasana di Manikarnika Ghat, salah satu tempat kremasi di tepi sungai suci (ghat) di sepanjang Sungai Gangga, Kota Varanasi, Uttar Pradesh, India. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten yang Salah
Akun Twitter Amrish Ranjan Pandey (twitter.com/pandey_amrish) pada 18 April 2021 mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan suasa di sebuah lokasi kremasi jenazah dengan narasi “ The Exam must be postponed during such pandemic COVID 19. It will be difficult for students to reach at examination centre. They are much prone to be get infected." atau yang jika diterjemahkan: “ Ujian harus ditunda selama pandemi Covid-19 semacam ini. Itu akan sulit bagi siswa untuk menjangkau pusat ujian. Mereka sangat rentan terinfeksi." Sumber : https://archive.ph/f355M (Arsip)
PENJELASAN Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, adanya foto yang memperlihatkan suasa di sebuah lokasi kremasi jenazah yang diklaim terkait melonjaknya jumlah kasus infeksi Covid-19 India adalah klaim yang salah. Faktanya, tidak terkait Covid-19. Foto itu sudah beredar di internet sejak 2010 jauh sebelum terjadinya pandemi virus Corona pada Desember 2019.
Foto tersebut memperlihatkan suasana di Manikarnika Ghat, salah satu tempat kremasi di tepi sungai suci (ghat) di sepanjang Sungai Gangga, Kota Varanasi, Uttar Pradesh, India. Dilansir dari Tempo, Tempo menemukan foto itu telah beredar di internet setidaknya sejak Maret 2010. Foto ini diunggah di sebuah blog, Blog of Krishna Sharma, pada 17 Maret 2010. Foto itu terdapat dalam tulisan yang berjudul “Banaras (Manikarnika Ghat)".
Dalam tulisan ini, terdapat foto-foto lain yang diambil dari lokasi yang sama. Foto-foto yang sama juga dimuat di blog lain, Hindi Script Writer, namun dengan nama pemilik yang sama, Krishna Sharma, pada Januari 2012. Foto-foto ini terdapat dalam tulisan yang berjudul “Banaras (Baranasi) Kota Paling Kuno di Dunia dan Masih Hidup (Manikarnika Ghat dari Varanasi)". Situs pemeriksa fakta asal India, Alt News, juga telah memverifikasi klaim beserta foto tersebut.
Alt News menghubungi pemilik blog di atas, yang bernama Krishna Kumar. Dia berkata, “Ya, saya mengambil foto ini dari ponsel saya. Foto itu menunjukkan Manikarnika Ghat di Banaras. Saya mengunggah foto ini pada Januari 2012." REFERENSI
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1352/keliru-klaim-ini-foto-kremasi-massal-saa…
https://blogofkrishnasharma.blogspot.com/2010/03/banaras-manikarnika-ghat.html
https://hindiscriptwriter.blogspot.com/2012/01/banaras-varanasi-most-ancient-…
https://www.altnews.in/no-image-of-this-cremation-ground-is-not-releted-to-re…
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] "Tingkat Sulfur Dioksida tinggi di Kota Wuhan tanda kremasi massal korban coronavirus, indikasi ada lebih dari 50.000 korban jiwa dibakar"
Bukan foto satelit. Foto itu adalah tangkapan layar situs prakiraan cuaca Windy.com. Angka yang terlihat dalam foto itu pun hanyalah perkiraan atau prediksi emisi sulfur dioksida di Wuhan berdasarkan data historis dan pola cuaca, bukan data satelit secara…
[SALAH] Pasien Covid-19 Meninggal di Rumah Sakit Manaf Kota Jambi
Hasil Periksa Fakta Dimas Aryalasa Nugroho (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pancasila) Faktanya klaim tersebut salah, karena menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Abu Bakar, pasien tersebut tidak termasuk pasien Covid-19 dan…