✕HoaxIndonesian

[SALAH] Foto "Presiden Italia Menangis Karena Tak Cukup Lahan untuk Mengubur 700an Korban Corona per Hari"

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Bukan foto Presiden Italia. Pria di foto itu adalah Jair Messias Bolsonaro, Presiden Brasil ke 38. Sementara, Presiden Italia adalah Sergio Mattarella. Selengkapnya di bagian Penjelasan dan Refensi.

What the fact-checkers found

Berdasarkan hasil penelusuran, foto yang diunggah oleh sumber klaim, jika dihubungkan dengan narasi Presiden mereka (Italia) menangis adalah sebuah kesalahan. Foto yang diunggah oleh sumber klaim adalah foto Jair Messias Bolsonaro, Presiden Brasil ke 38 bukan foto Presiden Italia, Sergio Mattarella. Hal ini dibuktikan dengan hasil pencarian dengan menggunakan Google Images.

Postingan itu mengambil foto atau tangkapan layar dari pidato Bolsonaro pada 17 Desember 2019, pada acara Thanksgiving yang diadakan di Planalto Palace. Bolsonaro menangis ketika dia menceritakan ketika ia diserang dengan pisau di Juiz de Fora (MG), selama kampanye pemilihan 2018.

“Bolsonaro mengingat saat-saat ketika dia berada di rumah sakit, setelah ditikam di Juiz de Fora, dan meminta Tuhan untuk tidak meninggalkan putrinya," tulis kanal Youtube Planalto dalam deskripsi video jika diterjemahkan. Kanal YouTube Folha Politica mengunggah video pidato Bolsonaro itu dengan judul: "Bolsonaro menangis ketika mengingat kedekatannya dengan kematian: ‘Saya tidak ingin anak perempuan saya yang berusia 7 tahun menjadi yatim piatu" (terjemahan).

Presiden Italia, Sergio Mattarella adalah Presiden Italia ke-12 yang diangkat pada 3 Februari 2015, menggantikan Giorgio Napolitano. Sementara itu, Perdana Menteri adalah Giuseppe Conte, yang menjadi Perdana Menteri Italia ke-58.

Where it circulated

https://perma.cc/8RCG-2YYF (Arsip) – Sudah dibagikan 743 kali saat tangkapan layar diambil.

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message