✕HoaxIndonesian

[SALAH] Himbauan Penutupan TPU Akibat Virus Corona, Jenazah Diminta Diletakkan Terlebih Dahulu di Rumah

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

What the fact-checkers found

Hasil Periksa Fakta oleh Annisya Chintya Putri Ariswandi (Anggota Komisariat Mafindo BSI) Beredar informasi bahwa TPU Tanah Kusir ditutup dan dianjurkan untuk menunda pemakaman dan menaruh sementara jenazahnya di rumah pihak keluarga. Setelah ditelusuri, keterangan yang dimaksud dalam kata tutup bukanlah terkait dengan larangan pemakaman jenazah melainkan hanya tutup dalam hal pelayanan seperti halnya administrasi dan pembuatan izin. Selengkapnya di bagian Penjelasan.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, memang benar adanya bahwa penutupan sementara TPU dilakukan hingga tanggal yang tertera pada poster, namun hanya untuk pelayanan ziarah dan administrasinya saja bukan berkaitan dengan pelayanan menguburkan jenazah. Melansir dari Sindonews.com, pengawas TPU Tanah Kusir, Sobari menjelaskan bahwa terdapat kesalahpahaman pada papan petunjuk informasi tersebut.

“Pemakaman jenazah masih bisa dilakukan, yang boleh dikebumikan di wilayah TPU DKI Jakarta yakni mereka yang berdomisili di Ibu Kota ataupun seseorang yang meninggal dunia di Jakarta. Kemudian pihak keluarga harus melampirkan ketentuan yang berlaku. Pelayanan yang ditutup hanya pelayanan administrasi dan ziarahnya saja" ujarnya.

Akibat wabah virus corona yang menjadi pandemi global setidaknya membuat seluruh aktivitas di ruang publik yang berkaitan dengan pelayanan terpaksa ditutup sementara. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan virus Corona sebagaimana Ingub Nomor Nomor 16 tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease atau Covid-19.

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →