✕HoaxIndonesian

[SALAH] Kematian Ustadz Maaher akibat Disuntik Vaksin

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 1 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Foto tersebut merupakan hasil tangkapan layar palsu. CNN Indonesia tidak pernah mengunggah artikel dengan judul seperti yang tertera pada tangkapan layar tersebut.

The claim

“Sdh Sy duga Utdz. Maheer At-Thuwailibi meninggal karena di Suntik Vaksin si Novac Cina, oleh Polisi Komunis Indonesia ( PKI )."

“KEMATIAN Ustadz MAHEER At-THUWAILIBI di Rutan POLRI Akibat SUNTIK VAKSIN 09 Februari 2021 Sejak di tangkap oleh pihak kepolisian dengan tuduhan pasal penghinaan, lalu di tahan tanpa proses sidang terlebih dahulu. Dan seminggu dalam tahanan Usradz Maheer at-Thuwailibi alami Sakit. Namun pihak Kepolisian bersikeras tidak memberi kesempatan untuk berobat di luar.

Lalu sekitar jam 19.00 Wib malam Ustadz Maheer meninggal dunia. ada kecurigaan pihak pengacara keluarga, kematian Ustadz Maheer karena Suntik Vaksin. yang di paksakan, karena di tangan kiri terdapat lobang sobek akibat jarum Suntik akibat berontak. Rencananya pihak keluarga melalui pengacaranya akan melakukan Autopsi & Visum. Sedangkan pihak Kepolisian sampai hari ini belum memberikan penjelasan tentang kematian Ustadz Maheer ini."

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Pengguna Facebook Hamdhan Yuafi mengunggah sebuah foto (9/2) hasil tangkapan layar artikel dari CNN Indonesia. Foto tersebut menunjukkan artikel dari CNN Indonesia yang menyatakan bahwa kematian Ustadz Maaher At-Thuwailibi disebabkan oleh vaksin. Berdasarkan hasil penelusuran, CNN Indonesia tidak pernah mengunggah artikel dengan judul seperti yang tertera pada tangkapan layar tersebut.

Dari hasil pencarian di situs CNN Indonesia menggunakan kata kunci “KEMATIAN Ustadz MAHEER At-THUWAILIBI di Rutan POLRI Akibat SUNTIK VAKSIN", tidak dapat ditemukan artikel tersebut. Lebih lanjut, pola pemalsuan foto hasil tangkapan layar sesuai dengan setidaknya 3 foto lainnya yang telah diperiksa. Dengan demikian, foto hasil tangkapan layar yang diunggah oleh pengguna Facebook Hamdhan Yuafi tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message