✕HoaxIndonesian

[SALAH] Mahasiswa UINSU meninggal dunia saat melaksanakan demo di kota medan

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Kapolrestabes Medan menegaskan tidak ada pendemo yang meninggal dunia. Polda Sumatera Utara mengatakan akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan petugas polisi yang melakukan pengeroyokan terhadap mahasiswa seperti yang terekam di video yang viral.

Salah satu sumber : https://perma.cc/FNH5-R7GE (Arsip) – Akun Mouein Harahap ( fb.com/muin.harahap.1 ) – Sudah dibagikan 8 kali saat tangkapan layar diambil.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan peringatan agar tidak menyebarkan hoax supaya informasi tidak simpang siur di masyarakat.

“Perlu saya ingatkan jangan ada hoax. Tidak ada yang meninggal dunia. Tidak ada. Semuanya dalam keadaan baik,” kata Dadang di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (24/9/2019).

Akun instagram @uinsu juga menyatakan isu ini hoaks.

Polisi berhasil mengendalikan situasi di kawasan DPRD Sumut pascaricuh. Mahasiswa sebelumnya melempari batu ke gedung DPRD lalu dipukul mundur.

Mahasiswa kembali menyerang di luar kawasan gedung DPRD. Sejumlah orang ditangkap.

Polda Sumatera Utara mengatakan akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan petugas polisi yang melakukan pengeroyokan terhadap mahasiswa pengunjuk rasa tolak RKUHP dan sejumlah RUU kontroversial lain di Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirzan Atmaja mengaku akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah peristiwa yang terekam dalam video itu benar terjadi atau tidak.

“Kita sedang selidiki, dan kita setiap melaksanakan tugas ada SOP,” ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (24/9).

Penyelidikan itu disebut bakal dilakukan karena pengeroyokan terhadap mahasiswa tidak sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) pengamanan yang berlaku.

Tatan mengatakan jika video itu terbukti benar terjadi, pihaknya akan memberikan sanksi kepada petugas yang melakukan pengeroyokan.

“Lidik, proses yang tidak sesuai SOP,” tuturnya.

Tatan belum dapat menyebutkan berapa banyak mahasiswa yang diamankan dalam ricuh tersebut.

“Lagi didata,” tuturnya.

Sebelumnya, aksi mahasiswa menolak RKUHP dan RUU kontroversial lainnya di Medan, berujung ricuh. Mahasiswa melempari aparat keamanan yang berjaga di depan Gedung DPRD Sumut dengan batu. Mereka juga menjebol pagar gedung DPRD. Mereka meminta agar pemerintah dan DPR membatalkan pengesahan RKUHP dan menolak pengesahan UU KPK.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →