✕HoaxIndonesian

[SALAH] “Malam Tahun Baru akan terjadi GEMPA”

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 12 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

“Waspada KIAMAT SUDAH DEKAT…

Malam Tahun Baru 31 Desember 2018 Pukul 24.00 WIB akan terjadi GEMPA dan TSUNAMI BESAR di Seluruh Indonesia dan Dunia untuk itu dihimbau kepada semua Masyarakat Dunia agar BERTAUBAT dan MEMAKMURKAN MASJID menjalankan SHOLAT 5 WAKTU agar kita semua MATI dalam keadaan IMAN dan TAQWA kepada Alloh SWT dan Rosul-Nya. Amin”

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Hingga per post ini disusun gempa masih belum bisa diprediksi, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

Post SUMBER menggunakan video yang sudah beredar sebelumnya mengenai berita tentang “BMKG Minta Warga Jakarta Persiapkan Mitigasi Bencana Hadapi Gempa 8,7 SR”, mengedarkan dengan narasi untuk membangun premis mengenai prediksi gempa.

——

(2) Sumber video, http://bit.ly/2EP8Hu4 Youtube: “BMKG Minta Warga Jakarta Persiapkan Mitigasi Bencana Hadapi Gempa 8,7 SR – iNews Siang 06/03

Official iNews

Published on Mar 6, 2018

Tanggal Tayang: 06/03/18”.

——

(3) Beberapa artikel yang terkait:

* BBC Indonesia: “Ibu kota Jakarta ‘terancam gempa lebih dari 8 SR’”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.

* Saintif: “MENGAPA SAMPAI SAAT INI KITA BELUM BISA MEMPREDIKSI GEMPA BUMI?”, selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.

Where it circulated

http://bit.ly/2V8awai, post oleh akun “Rudy Beckham AL Batawi” (facebook.com/rudy.batawi), sudah dibagikan 139.014 kali per tangkapan layar dibuat.

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/805620209770516/

Sources and references

  1. 1
  2. 2

    , BBC Indonesia: “Ibu kota Jakarta ‘terancam gempa lebih dari 8 SR’

  3. 3

    Tito Sianipar

  4. 4

    BBC Indonesia

  5. 5

    2 Maret 2018

  6. 6

    (foto)

  7. 7

    EWEL SAMAD/AFP/GETTY IMAGES

  8. 8

    Gempa besar diperkirakan lebih dari 8 SR bisa melanda Jakarta.

  9. 9

    Jakarta berpotensi diguncang gempa besar dari megathrust, bahkan hingga lebih dari 8 skala Richter. Para pakar menyebut potensi tersebut berasal dari zona kegempaan atau seismic gap yang ada di sekitar Jakarta.

  10. 10

    “Kekuatannya masih perdebatan di antara para pakar. Diperkirakan antara 8,1 SR hingga 9 SR,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati kepada BBC Indonesia, Jumat (02/03).

  11. 11

    Menurut Dwikorita, megathrust atau patahan lempeng naik menjadi ancaman besar bagi ibu kota negara dilanda gempa. “Belum ada kepastian kekuatannya,” kata dia.

  12. 12

    Dua gempa terakhir yang menguncang Jakarta terjadi pada Januari 2018 lalu sempat membikin panik warga karena guncangan hebat. Gempa berkekuatan 6,1 SR tersebut berpusat di Samudera Hindia, 61 kilometer dari Lebak, Banten.

  13. 13

    Menurut Dwikorita, sumber gempa besar yang mengancam Jakarta berasal dari patahan lempeng yang ada di Selat Sunda. Yakni antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia.

  14. 14

    “Posisinya tepat di bawah pulau Jawa dan Sumatera. Sekitar 300 kilometer dari Jakarta,” kata Dwikorita yang juga mantan rektor UGM ini.

  15. 15

    Perhitungan besarnya gempa hingga lebih dari 8 SR, lanjut dia, berdasarkan hitungan geometri patahan yang akan terjadi. “Itu perkiraan atau estimasi,” ujarnya.

  16. 16

    Indonesia secara keseluruhan berpotensi gempa

  17. 17

    Dwikorita menambahkan secara umum, seluruh wilayah Indonesia berada di atas lempeng tektonik yang punya potensi menghasilkan gempa. “Gempa akan terus terjadi. Semua sudah sadar kondisi ini,” kata dia.

  18. 18

    Soal waktu kejadian, lanjut Dwikorita, memang tidak bisa diprediksi oleh para pakar. Karena tidak ada yang bisa memastikan kapan gempa terjadi atau kapan lempeng bergeser.

  19. 19

    (foto)

  20. 20

    BMKG

  21. 21

    Ahli gempa BMKG memprediksi angka 8 SR dari hitungan geometri patahan yang akan terjadi.

  22. 22

    Pakar gempa Jaya Murjaya menjelaskan gempa berasal dari zona kegempaan kosong atau seismic gap. Pulau Jawa, lanjut Jaya, sudah beberapa kali dilanda gempa berkekuatan lebih dari 7 SR.

  23. 23

    Menurut Jaya, semua wilayah tersebut masih berpotensi terjadi gempa yang besar.

  24. 24

    “Jika disimulasikan untuk wilayah Jakarta, dengan kekuatan 8,7 SR akan berdampak pada guncangan dengan skala intensitas VI sampai VII MMI,” kata Jaya.

  25. 25

    Data dari Pusat Studi Gempa Nasional menyebutkan jumlah sesar aktif di Indonesia juga bertambah, yakni dari 81 sesar pada 2010 menjadi 295 sesar aktif pada 2017.

  26. 26

    (foto)

  27. 27

    DIMAS ARDIAN/GETTY IMAGES

  28. 28

    Gempa bumi tidak dapat diprediksi secara persis berapa kekuatan dan waktu kejadiannya.

  29. 29

    Antisipasi terhadap gempa besar

  30. 30

    Karena gempa adalah sesuatu yang tak bisa ditolak atau dicegah, maka yang perlu dipersiapkan adalah antisipasi jika gempa terjadi. Hal pertama adalah soal struktur bangunan.

  31. 31

    Menurut Dwikorita, perlu pemeriksaan apakah semua gedung di Jakarta sudah memenuhi standar antigempa. Mulai dari building code, standar ketahanan gempa, hingga SNI (Standar Nasional Indonesia).

  32. 32

    Yang berikutnya adalah soal edukasi masyarakat bagaimana menghadapi gempa, apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi, dan sebagainya.

  33. 33

    “Tujuannya adalah meminimalisir korban jiwa. Karena biasanya banyak korban jatuh disebabkan keruntuhan bangunan,” kata dia.

  34. 34

    Untuk edukasi masyarakat menghadapi gempa, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan berencana membangun taman hiburan dan edukasi terkait gempa dan juga meningkatkan kesiapsiagaan warga.

  35. 35

    (foto)

  36. 36

    BBC INDONESIA/TITO

  37. 37

    Gedung-gedung di Jakarta diklaim sudah memenuhi standar anti gempa

  38. 38

    Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta Edy Junaidi memastikan setiap gedung bertingkat di Jakarta sudah memenuhi syarat SNI tahan gempa sebagai syarat perizinan. “Hingga kekuatan 8 SR,” kata Edy.

  39. 39

    Menurut Edy, syarat gedung bertingkat tahan gempa itu sudah lama diterapkan di Jakarta. Sehingga, kata dia, soal ketahanan gedung bertingkat terhadap gempa seharusnya sudah bukan menjadi isu.

  40. 40

    “Para konsultan tidak mungkin membangun gedung tanpa standar antigempa. Mulai dari bahan bangunan, struktur, dan sebagainya,” kata Edy.

  41. 41

    Sayangnya, syarat tahan gempa itu hanya berlaku bagi bangunan tinggi namun tidak untuk rumah pribadi atau pemukiman. Namun Edy mengaku tidak khawatir soal rumah di Jakarta.

  42. 42

    “Saya tanya, kapan pernah terjadi gempa sampai rumah rubuh di Jakarta?” kata dia. “Untuk rumah-rumah saya belum terlalu khawatir.”

  43. 43

    Menerapkan syarat tahan gempa untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah pribadi, kata Edy, adalah sesuatu yang sulit dilakukan. “Rumah saya saja tidak standar gempa. Apa harus saya bongkar,” pungkasnya.”

  44. 44

    ——

  45. 45
  46. 46

    , Saintif: “(gambar ilustrasi)

  47. 47

    MENGAPA SAMPAI SAAT INI KITA BELUM BISA MEMPREDIKSI GEMPA BUMI?

  48. 48

    RIDHO AINUR AUGUST 23, 2018

  49. 49

    Ringkasan

  50. 50

    Sampai saat ini kita belum bisa memprediksi gempa

  51. 51

    Prediksi gempa harus memenuhi tiga kriteria: lokasi tepatnya, waktu tepatnya, dan seberapa kuat kekuatannya. Sayangnya prediksi gempa yang memenuhi tiga kriteria ini sangat sulit dipenuhi.

  52. 52

    Kejadian gempa itu kompleks dan membingungkan, pemicunya mulai dari aktivitas inti, mantel, kerak Bumi, aktivitas tektonik, benda angkasa, dan juga rotasi Bumi.

  53. 53

    Follow instagram @saintifcom

  54. 54

    Serentetan gempa bumi di Indonesia akhir-akhir ini menambah was-was masyarakat di Indonesia.

  55. 55

    Bersebaran juga pesan broadcast yang meresahkan, karena berisi ramalan gempa bumi di beberapa daerah dalam waktu dekat.

  56. 56

    Begitupun BMKG yang menjadi sasaran emosi warga net, karena dituduh tidak pecus melaporkan dan memprediksi kejadian gempa bumi.

  57. 57

    Padahal memang saat ini belum ada satupun metode prediksi gempa bumi yang valid dan diterapkan.

  58. 58

    Prediksi gempa tidak pernah dilakukan hanya berdasarkan pada teori, karena teori prediksi gempa belum pernah tersedia sampai hari ini, atau ia sedang dibangun oleh banyak ahli di dunia.

  59. 59

    Setidaknya terdeteksi 200.000 gempa bumi di seluruh dunia setiap tahun.

  60. 60

    (foto)

  61. 61

    berdasarkan data dari USGS 2010

  62. 62

    Kebanyakan gempa bumi terjadi dengan kekuatan kecil yang tidak cukup beresiko untuk membahayakan banyak orang.

  63. 63

    Namun beberapa dapat memberi bahaya menghancurkan, dengan kekuatan yang besar, yang berdampak pada runtuhnya bangunan, tsunami, dan tanah longsor.

  64. 64

    Prediksi gempa harus memenuhi tiga hal supaya benar-benar berguna

  65. 65

    Dimana tempatnya. Mencakup area yang cukup sempit

  66. 66

    Ilmuwan sudah tahu dimana saja lokasi-lokasi yang paling mungkin terjadi gempa bumi.

  67. 67

    Yang ditandai dengan rekaman aktivitas seismik atau gempa yang sering.

  68. 68

    Diantaranya di daerah-daerah patahan dan perbatasan lempeng tektonik Bumi. Seperti daerah selatan kepulauan Indonesia dan daerah lain dalam ring of fire.

  69. 69

    (foto)

  70. 70

    Prediksi gempa kurang berguna kalau rentang tempat perkiraannya terlalu luas.

  71. 71

    Misalnya kalau prediksinya bakal ada gempa di pulau Jawa. Masa iya, seluruh penduduk pulau Jawa harus dievakuasi?

  72. 72

    Seberapa besar kekuatannya. Dalam skala gempa tertentu

  73. 73

    Jutaan gempa bumi tak berbahaya terjadi setiap tahun, bahkan jika kita dapat memprediksi kapan terjadi gempa bumi, akan tidak berguna prediksi itu jika tidak diketahui berapa besar kekuatan gempanya.

  74. 74

    Tanpa disertai kekuatan gempa, maka prediksinya malah bikin kacau.

  75. 75

    Tentu upaya mitigasi berbeda saat ada gempa magnitudo 7.0 yang memerlukan evakuasi banyak orang, dengan gempa magnitudo 5.0 yang hanya menimbulkan kerusakan kecil.

  76. 76

    Kapan terjadinya. Dalam rentang waktu yang memadai

  77. 77

    Supaya prediksi dapat berguna, maka ia haruslah sangat akurat.

  78. 78

    Tapi mencoba untuk tahu kapan persisnya saat lempeng tektonik ini akan melepaskan energi besar yang mengakibatkan gempa bumi, sangatlah susah dipahami.

  79. 79

    Namun prediksi waktunya hanyalah pendekatan, artinya gempa bumi dapat berlangsung kapan saja dalam rentang waktu yang lumayan besar.

  80. 80

    Ketiga aspek ini harus secara spesifik terpenuhi.

  81. 81

    Sehingga kalau ada yang mengatakan dalam bulan depan akan ada gempa di Sumatera dengan kekuatan diatas 4 …. itu sih anak kecil juga bisa

  82. 82

    Kejadian Gempa Bumi itu kompleks dan membingungkan

  83. 83

    Dengan menengok informasi dari lebih dari 100 gempa Bumi besar (magnitudonya lebih dari 7) di seluruh dunia, para ilmuwan mendapati ada pola yang sama.

  84. 84

    (gambar)

  85. 85

    Apabila kejadian gempa diplot dalam skala waktu digambarkan secara sederhana seperti grafik diatas.

  86. 86

    Gempa dimulai, magnitudonya naik secara linier, memuncak, dan akhirnya menurun, membentuk pola segitiga.

  87. 87

    Gempa yang sederhana akan mengalami perulangan dalam selang waktu yang tetap.

  88. 88

    Gempa sederhana itu perulangan penumpukan regangan (stress), yang apabila penahannya tidak mampu lagi menerima stress, maka akan terjadi pelepasan regangan dalam bentuk gempa.

  89. 89

    Segera setelah gempa, regangannya turun. Namun karena gerakan lempeng tektonik masih terus berjalan, maka gempa akan terus-menerus terjadi secara berulang.

  90. 90

    Kalau semuanya sederhana saja, maka kekuatannya juga tetap, pemicunya hanyalah akibat kekuatan penahannya yang selalu saja sama.

  91. 91

    Prediksinya tentunya mudah, kita hanya memerlukan pengukuran secara berulang-ulang secara kronologis saja.

  92. 92

    Namun realitanya, gempa bumi yang terjadi di alam tidak sesederhana seperti itu.

  93. 93

    (gambar)

  94. 94

    Kamu akan merasakan permukaan Bumi berguncang makin besar dan makin besar dan kamu tidak tahu kapan ia akan berhenti, sampai guncangan mulai menurun.

  95. 95

    Dengan pola itu, tak heran kalau kita tak bisa menduga terjadinya gempa.

  96. 96

    Sebab segala teknik observasi dan tenaga komputasi yang dibutuhkan untuk menarik data mengenai gempa, hanya akan bekerja pada jangka waktu singkat, ya pada saat terjadinya gempa itu.

  97. 97

    Banyak hambatan lain, seperti keberadaan gunung api aktif. Juga batuan penahan yang kekuatannya tidaklah tetap.

  98. 98

    Sedangkan secara global terjadi interaksi yang terus berkembang dan berubah-ubah.

  99. 99

    Bayangkan saja kalau rumus yang sudah diketemukan harus diubah karena misalnya seperti yang kita tahu saat ini sedang terjadi pemanasan global.

  100. 100

    Bermacam-macam Pemicu Gempa

  101. 101

    Aktifitas inti Bumi, aktifitas mantel serta aktifitas kerak bumi. Semua aktifitas dari dalam ini yang paling sering menjadi pemicu dari gempa.

  102. 102

    Disamping itu gunung api yang sering juga muncul sebagai akibat dari aktifitas tektonik yang juga merupakan penyebab langsung dari gempa. Keduanya (gempa-gunungapi) dapat saling mempengaruhi.

  103. 103

    Selain itu pengalaman beberapa gempa besar terakhir ini sangat erat hubungannya dengan gerakan-gerakan benda-benda angkasa terutama bulan. Seperti gempa bumi Lombok kemarin pada 29 Juli yang terjadi sesaat setelah bulan purnama.

  104. 104

    Dan yang terbaru, kejadian gempa bumi berkolerasi dengan perlambatan rotasi Bumi.

  105. 105

    Sehingga kita tahu bahwa gempa bukanlah kejadian tunggal, pemicu gempa bukan disebabkan satu jenis mekanisme saja.

  106. 106

    Betapa rumitnya mengetahui atau membuat model untuk meramal gempa. Sehingga perlu berbagai cara pendekatannya.

  107. 107

    Usaha Memprediksi Gempa

  108. 108

    Ilmuwan sudah mencoba beberapa tanda-tanda gempa bumi, seperti adanya emisi gas radon, perubahan medan elektromagnetik, bahkan perilaku binatang untuk membangun sebuah model prediksi.

  109. 109

    Pengukuran langsung

  110. 110

    Yaitu dengan mengukur ada tidaknya stress didalam batuan atau lempeng segmen gempa itu.

  111. 111

    Masalahnya, sangat sulit mengobservasi gempa Bumi secara langsung.

  112. 112

    Selain bahwa sumber gempa sendiri takkan mungkin diakses oleh para ilmuwan. Sebagai contoh, gempa Bumi yang baru saja terjadi di Lombok.

  113. 113

    (gambar)

  114. 114

    Gempa itu tak hanya terjadi 33 kilometer dari ibu kota tapi juga berada 31 kilometer di bawah permukaan tanah.

  115. 115

    Tak ada kamera atau instrumen apapun bisa menunjukkan apa yang sedang terjadi saat lapisan kulit Bumi retak dan melepaskan energi yang besar.

  116. 116

    Yang bisa dilakukan hanya dengan analisis rekaman seismik dari beberapa stasiun di sekitarnya.

  117. 117

    (gambar)

  118. 118

    Memahami pola seismisitas gempa-gempa yang sudah terjadi di lokasi yang karakteristiknya mirip dapat membantu setidaknya prediksi jangka pendek.

  119. 119

    Seperti saat kejadian gempa bumi Lombok pada 29 Juli, yang diketahui rupanya foreshock atau gempa pendahuluan dari gempa utama.

  120. 120

    Gempa utamanya sendiri terjadi seminggu setelahnya.

  121. 121

    Pengukuran tidak langsung

  122. 122

    Pengukuran tidak langsung adalah mengukur semua gejala yang muncul akibat adanya tekanan atau stress pada batuan.

  123. 123

    Gas Radon

  124. 124

    Pada tahun 1980-an emisi gas radon merupakan sebuah impian untuk mewujudkan prediksi gempa.

  125. 125

    Radon merupakan unsur radioaktif, dipercaya akan keluar ketika batuan akan melepaskan stressnya.

  126. 126

    Gas radon akan muncul pada air tanah ketika terjadi gempa. Namun hasil pengamatan ini seringkali hanya berlaku lokal, sehingga sulit diterapkan ditempat lain.

  127. 127

    Medan EM (Electromagnetic)

  128. 128

    Di Indonesia metode ini juga diteliti oleh ahli-ahli di LIPI. Pak Dr Djedi dari LIPI pernah mengatakan ada beberapa mekanisme yang diusulkan untuk menjelaskan fenomena medan EM yang berhubungan dengan gempa.

  129. 129

    (gambar)

  130. 130

    Deteksi Electromagnetic (www.spectrum.ieee.org)

  131. 131

    Batuan yang menunjam masuk ke dalam mantel. Mantel bumi ini diperkirakan memiliki fase cair.

  132. 132

    Batuan yang menekan dan tertekan ini akan menimbulkan gejala piezoelectric dengan memancarkan ion-ion yang mempengaruhi sifat elektrik materi disekitarnya dan mempengaruhi sifat-sifat medan EM di atmosfer dan ionosfer.

  133. 133

    Alat perekam medan EM yang sudah banyak dipasang di daerah-daerah yg diperkirakan menjadi sumber gempa, bahkan sudah ada satelit yang di luncurkan ke luar angkasa untuk mengamati gejala-gejala perubahan EM yg berhubungan dengan gempa.

  134. 134

    Salah satunya DEMETER (Detection of Electro-Magnetic Emissions Transmitted from Earthquake Regions), sebuah satelit milik perancis yang diluncurkan ke orbit pada tahun 2004.

  135. 135

    Pada saat DEMETER melintasi selat Makassar ada tanggal 21 Januari 2005, tercatat adanya anomali pengukuran gelombang EM.

  136. 136

    Dan dua hari setelahnya terjadi gempa di sesar Palu-Koro di Sulawesi pada tanggal 23 Januari 2005.

  137. 137

    Tentunya hal ini merupakan pertanda baik akan kemungkinan pengukuran gelombang EM sebagai petunjuk dari gempa.

  138. 138

    Sayangnya, Misi Demeter telah dihentikan sejak 9 Desember 2010.

  139. 139

    Pola Statistik

  140. 140

    Jalan lain memprediksi gempa bumi yaitu dengan menganalisis statistik frekuensi gempa bumi di daerah tertentu.

  141. 141

    Dengan merunut pola atau tren masa lalu, dapat diperkirakan kira-kira berapa tahun sekali ada gempa.

  142. 142

    Diperkirakan setidaknya 32 tahun sekali, gempa bumi besar meningkat frekuensi kejadiannya.

  143. 143

    (gambar)

  144. 144

    Seperti yang baru diteliti baru-baru ini, dengan memperhatikan korelasi frekuensi kejadian gempa besar antara perubahan kecepatan rotasi Bumi.

  145. 145

    Mengapa masih belum berhasil?

  146. 146

    Ada gejala Electromagnetis, tapi daerahnya terlalu luas.

  147. 147

    Selain EM itu disebabkan oleh adanya aktifitas gempa, gelombang EM juga dipengaruhi oleh aktivitas Matahari, kegiatan manusia seperti roket, jaringan listrik, pemancar radio dan televisi, gas rumah kaca.

  148. 148

    Tren statistik memang membantu, tapi bisa saja faktor penyebab gempa bumi berubah seiring waktu, sehingga tidak lagi mengikuti tren masa lalu.

  149. 149

    Awan gempa? …. hmmm tidak selalu muncul, dan malah banyak yang salah identifikasi jenis awan.

  150. 150

    Ternyata kita tahu bahwa prediksi itu ada batasannya, keakurasiannya tergantung dari rentang waktu, tempat, dan parameter lain yang dibuat.

  151. 151

    Jadi kita sekarang mengetahui bahwa terjadinya gempa itu tidak sederhana. Sangat kompleks bahkan sangat membingungkan, ini berdasarkan pengetahuan manusia hingga kini.

  152. 152

    Perlu diketahui, pengetahuan kita tentang ilmu lempeng tektonik itu juga baru diketahui 60 tahun yang lalu.

  153. 153

    Sebelumnya, ya tentu saja ilmuwan ahli kebumian pun bingung dengan kejadian gempa.

  154. 154

    Apakah sebaiknya kita menyerah membuat prediksi, dan fokus untuk mengurangi dampak kerusakan gempa bumi saja?

  155. 155
  156. 156
  157. 157
  158. 158
  159. 159
  160. 160

    Parrot et al, (2006), “Examples of unusual ionospheric observations made by the DEMETER satellite over seismic region”, Physics and Chemistry of the Earth

  161. 161
  162. 162
  163. 163
Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message