✕HoaxIndonesian

[SALAH] Modus Pencurian Menyemprot Bius ke Helm Pengendara Roda Dua

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

Himbauan:

Mohon teman2 yang menggunakan kendaraan roda 2 bilamana parker supaya helm jgn ditaruh begitu saja dimotor, apalagi saat k ATM. Modus baru pelaku memperdaya korban dgn cara spray/disemprotkan pd busa helm/bius. Begitu korban mengendarai motornya tdk lama dia akan jatuh pingsan hingga pelaku dgn mudah mengambi motor dan harta benda lainnya.

Silakan sebarkan di grup wa.

Copas di grup relawan.

Kisah nyata di daerah Cikarang, delta mas, dan kalimalang,

Sepulangnya dari ATM.

Info dari grup tetangga!!!

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Hasil periksa fakta Aisyah Adilah (Anggota Komisariat MAFINDO Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik Jakarta)

Klaim tersebut salah, faktanya ini merupakan hoaks berulang dan modus pencurian tersebut tidak pernah terjadi.

Sebuah informasi beredar melalui aplikasi perpesanan Whatsapp mengenai modus pencurian baru yaitu menyemprotkan bius ke dalam helm pengendara beroda dua. Kemudian tidak lama, korban akan pingsan dan pelaku dengan mudah mengambil motor dan harta benda milik korban.

Setelah ditelusuri, hoaks ini merupakan hoaks berulang yang pernah beredar oada tahun 2017. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan bahwa modus seperti yang beredar tersebut tidak pernah terjadi dan modus tersebut adalah hoaks.

Sehingga, modus pencurian dengan menyemprot bius ke helm pengendara termasuk hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

Where it circulated

WHATSAPP

Sources and references

  1. 1

    Penulis: Aisyah Adilah

  2. 2

    Editor: Bentang Febrylian

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message