✕HoaxIndonesian

[SALAH] Obat Virus Corona Ditemukan Hanya Berbahan Lemon dan Teh Hangat

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 3 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Helmi Fadillah Dwi Putra (Anggota Komisariat MAFINDO IISIP) Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Daeng M Faqih menyatakan bahwa hal tersebut belum terbukti benar dan belum ada penelitian ilmiahnya.

The claim

“KABAR GEMBIRA Berita super Obat untuk virus C19 ditemukan ⬇ Informasi dari Negara Arab Palestina menyatakan bahwaVirus tidak menyebabkan kematian, Insya Allah. Hanya dengan Resep sederhana. 1. Lemon/Jeruk Nipis 🍈2.

Teh ☕Minumlah teh panas setelah dicampur perasan lemon (sebaiknya dengan kulitnya) dan jangan pakai gula: segera mencegah dan membunuh virus menghilangkan virus dari tubuh [🦠] Dua bahan ini membuat sistem kekebalan tubuh menjadi bersifat basa, karena ketika malam tiba,sistem tubuh menjadi bersifat asam, kemampuan defensif juga akan berkurang.

Itu sebabnya orang Arab dan Palestina santai saja dengan virus itu, di Palestina, semua orang minum segelas air panas dengan campuran lemon di malam hari karena telah terbukti membunuh virus.

Subhanallah. Bagikan dengan keluarga dan teman, dengan cara ini kita mudah²an tidak akan terinfeksi virus."

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Beredar pesan berantai dari WhatsApp dengan menarasikan bahwa obat penangkal virus corona ditemukan di Negara Palestina dan Arab Saudi. Dalam narasinya obat tersebut dengan berbahan dasar jeruk nipis dan teh panas perasan lemon, dengan menggunakan bahan-bahan yang bisa menambah sistem kekebalan tubuh.

Setelah ditelusuri dengan mesin pencari kata kuci manfaat lemon dan jeruk nipis, ditemukan beberapa artikel soal manfaat lemon dan jeruk nipis, salah satunya pemberitaan dari liputan6 dengan judul “ Guru Besar IPB Sebut Buah Jeruk Ampuh Lawan Corona Covid-19." Dalam narasinya Senyawa golongan flavonoid yaitu salah satunya hesperidin.

Hesperidin ini disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus, menurut Guru Besar Universitas IPB yang juga Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC), Irmanida Batubara, dan statement Semua jenis jeruk mengandung hesperidin. Jadi tidak harus jeruk buah, kita juga bisa memanfaatkan kulit jeruk nipis, jeruk lemon dan varietas jeruk lainnya, risetnya bersama peneliti lainnya.

Tambahnya Penelusuran berikutnya dengan kata kumci lemon panas, ditemukan artikel dari turnbackhoax dengan judul “[SALAH] Profesor Chen Horin mengatakan Lemon panas dapat membunuh sel kanker." Dalam narasinya WHO menyatakan tidak ada bukti bahwa obat saat ini dapat mencegah atau menyembuhkan penyakit. WHO tidak merekomendasikan pengobatan sendiri dengan obat apa pun, termasuk antibiotik, sebagai pencegahan atau penyembuhan untuk COVID-19.

Selain itu, klaim bahwa lemon panas dapat membunuh sel kanker adalah klaim yang tidak didukung oleh bukti medis yang kredibel. Penelusuran berikutnya ditemukan kembali dari artikel turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] “Untuk mengalahkan virus korona adalah mengambil lebih banyak makanan alkali yang berada di atas tingkat pH virus." Dalam narasinya konsumsi makanan alkali seperti jeruk dengan pH yang lebih tinggi tidak bisa membunuh COVID-19.

Klaim ini mengutip penelitian yang terbit pada 1991, jauh sebelum COVID-19 muncul pada Desember 2019. Penelusuran berikutnya dengan mesin pencari mengenai benarkah ramuan tersebut dari palestina, ditemukan artikel dari factcheck luar negeri dengan judul “Lemon Juice Tea Does Not Cure COVID-19 in Israel, or Anywhere Else."

Dalam narasinya klaim bahwa campuran teh lemon, dan sodium bicarbonate bisa menyembuhkan COVID-19 dan mencegah kematian akibat wabah tersebut di Israel adalah salah. Dan tidak ditemukan hasil penelitiannya. Penelusuran terakhir, dikutip dari pemberitaan liputan6 dengan judul " Cek Fakta: Hoaks Resep Lemon dan Teh Panas untuk Sembuhkan COVID-19 dari Palestina." Dalam narasinya. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Daeng M Faqih.

Ia menyatakan bahwa hal tersebut belum terbukti benar dan belum ada penelitian ilmiahnya. Jadi hasil penelusuran mengenai ramuan obat virus corona dengan teh hangat dan jeruk nipis yang beredar di WhatsApp, merupakan tidak benar dan belum teruji secara ilmiah, dan narasi obat tersebut dari palestina juga sesat. Maka informasi tersebut dinyatakan Misleading Content atau Konten yang menyesatkan.

Where it circulated

WhatsApp

Sources and references

  1. 1
  2. 2
  3. 3

    [SALAH] “Untuk mengalahkan virus korona adalah mengambil lebih banyak makanan alkali yang berada di atas tingkat pH virus" [SALAH] “Profesor Chen Horin mengatakan Lemon panas dapat membunuh sel kanker" Lemon Juice Tea Does Not Cure COVID-19 in Israel, or Anywhere Else

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Vietnam Tidak Ada Korban Meninggal Covid-19 Karena Teh dan Lemon

Teh dan lemon tidak terbukti dapat menyembuhkan penderita virus Corona atau Covid-19. Vietnam bisa berhasil mengatasi wabah Covid-19 dengan tidak ada korban meninggal lantaran strategi kebijakan pemerintahannya, bukan karena teh dan lemon.

Satgas COVID-19 Hoax BusterMay 2, 2020
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Vietnam Tanpa Kasus Kematian Akibat Covid-19 karena Campuran Teh Panas dan Lemon

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Faktanya sampai Januari 2021, kasus kematian akibat Covid-19 di Vietnam mencapai angka 35 jiwa. Kecilnya kasus kematian ini tidak ada kaitannya dengan konsumsi campuran teh panas dan lemon.

Satgas COVID-19 Hoax BusterFeb 11, 2021
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Campuran Air Panas dan Lemon, Rahasia Vietnam Tak Alami Kasus Kematian Akibat Covid-19

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Faktanya sampai hari ini dilaporkan terdapat 84 kasus kematian akibat Covid-19 di Vietnam. Campuran air panas dan lemon juga belum terbukti dapat sembuhkan penderita Covid-19.

Satgas COVID-19 Hoax BusterJul 9, 2021
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] Resep Campuran Teh Hijau dan Lemon Untuk Atasi Covid-19

Campuran teh hijau dan lemon belum terbukti secara ilmiah mampu atasi Covid-19. Dilansir dari unair.ac.id, Ahli Gizi Stefania Widya Setyaningtyas S.Gz., M.PH., mengatakan bahwa Lemon dapat mengubah pH tubuh, sehingga virus tidak dapat bertahan merupakan hal…

Satgas COVID-19 Hoax BusterJan 5, 2021