[SALAH] Penerima Vaksin Perdana Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin Pfizer
Archived here with a link to the original.
Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga). Informasi salah. Faktanya, orang yang pertama kali disuntik vaksin Pfzier dari Inggris dalam kondisi baik.
The claim
“Inalilahi penerima vaksin perdana kini telah meninggal dunia" (link artikel dengan judul “Innalilahi, Penerima Vaksin Perdana Meninggal Dunia Usai Disuntik Pfizer")
What the fact-checkers found
Beredar postingan di Facebook dengan menyertakan link menuju artikel yang berjudul “Innalilahi, Penerima Vaksin Perdana Meninggal Dunia Usai Disuntik Pfizer". Postingan yang diunggah oleh akun bernama Tra mendapat likes sebanyak 295 dan telah dibagikan sebanyak 820 kali. Setelah dilakukan penelusuran terhadap fakta yang terjadi, pernyataan bahwa penerima vaksin perdana meninggal dunia setelah disuntik vaksin Pfizer adalah tidak benar.
Penelusuran menggunakan mesin pencarian Google, ditemukan bahwa penerima vaksin Pfizer pertama kali adalah Margaret Keenan. Dilansir dari bbc.com, wanita lansia yang berasal dari Inggris tersebut menerima vaksin Pfizer di usianya yang seminggu lagi menginjak 91 tahun, bertempat di University Hospital, Coventry, Inggris, pada 08 Desember 2020 lalu. Meski begitu, Margaret Keenan sebagai penerima vaksin Pfizer pertama di dunia, tidak meninggal dunia.
Justru ia pun mendapatkan suntikan vaksin Pfizer untuk kedua kalinya, pada 29 Desember 2020. Dilansir dari Liputan6.com, Margaret telah mendapatkan vaksin keduanya setelah jeda 21 hari setelah suntikan vaksin perdana. Pihak rumah sakit yang menangani Margaret mengatakan bahwa ia pun dalam kondisi baik setelah menerima vaksin keduanya. Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan, Margaret Keenan sebagai seorang yang menerima vaksin Pfizer pertama, masih hidup.
Sehingga klaim penerima vaksin Pfizer perdana meninggal dunia adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN MENYESATKAN.
Where it circulated
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] 48 Orang di Korea Selatan Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID-19
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Klaim tersebut tidak benar, orang-orang yang meninggal di Korea Selatan tidak disuntik dengan vaksin COVID-19 melainkan vaksin flu.
[SALAH] Pesepakbola Christian Eriksen Terkena Serangan Jantung setelah Divaksin
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro). Direktur Inter Milan menegaskan bahwa Eriksen belum menerima vaksin.
[SALAH] Video Perawat Pingsan Setelah Mendapat Vaksin Covid-19, Potensi Genosida Massal
Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisarian MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia). Bukan karena bahan dalam vaksin.