✕HoaxIndonesian

[SALAH] Perampokan Bersenjata di Ranch Market Pondok Indah

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 3 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

Ada dua narasi, yakni narasi postingan dan narasi pada tangkapan layar. Berikut kedua narasi itu:

Narasi postingan:

“Entah kenapa, saya seolah mengendus tanda-tanda sebuah dinasti akan runtuh. Mungkin demo beberapa waktu silam oleh sebagian mahasiswa dan pelajar belum mampu mengguncang kokohnya kursi kerajaan. Namun krisis kali ini, membuat banyak blunder yang semakin terkuak ke permukaan dan semakin mengancam kondisi kampung +62.

Ketidakseriusan pencegahan terjadinya wabah di kampung tercinta, pembebasan para nap* yang diikuti mulai merebaknya kriminalitas dan sejumlah keputusan kurang rasional lainnya mulai meresahkan masyarakat. Belum lagi ketidakkompakan yang nampak di antara para elite, seakan-akan memberi sinyal sebuah era downfall sedang dimulai.

Skenario ALLAH itu seringkali bak sebuah twist plot yang kadang membuat kita tertipu dengan apa yang akan terjadi. Mungkin ketika si Gendut tidak ALLAH menangkan waktu itu, adalah sebuah jalan demi membuka topeng kebusukan yang disembunyikannya. Membiarkan si Kurus menang pun, bukan berarti memuliakannya. Bisa jadi justru dengan menghadirkan berbagai polemik ini, dikarenakan keduanya ingin ALLAH tenggelamkan bersama-sama. Di mana orang-orang kampung ini pun bisa menjadi saksi atas kejatuhan mereka semua.”

Narasi gambar tangkapan layar:

“Guys..ati2 ya..temennya dyna temen gw tadi di rampok

Di dalem supermarket

Ranch market pondok indah

Serem bgt

Dipepet di aisle ps sepibaka 2 org bawa pisau

2 iphone n uang Rp 1,5 jt dibawa kabur”

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Informasi yang menyebutkan terjadinya perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus memastikan informasi yang mengatakan perampokan di Ranch Market, Pondok Indah, Jakarta Selatan merupakan hoaks.

Beredar informasi mengenai terjadinya perampokan bersenjata di Ranch Market Pondok Indah. Perampokan itu dikatakan menggasak dua Iphone dan uang senilai Rp1,5 juta. Informasi itu disinyalir pertama kali beredar melalui Whatsapp yang kemudian tangkapan layarnya beredar di media sosial.

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi perampokan bersenjata di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus memastikan informasi yang mengatakan perampokan di Ranch Market, Pondok Indah, Jakarta Selatan merupakan hoaks atau berita bohong.

“Informasi itu tidak benar,” ujar Yusri.

Yusri juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya dan mengajak masyarakat untuk ‘saring sebelum sharing’ agar tidak ikut menyebarkan dan mencegah penyebaran hoaks di masyarakat.

Senada dengan Yusri, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono memastikan bahwa tidak terjadi perampokan di Ranch Market Pondok Indah. “Sudah dicek sama Kapolsek kemarin, tidak ada (kejadian perampokan),” kata Budi.

Pihak pengelola Ranch Market melalui akun media sosialnya memberikan klarifikasi terhadap isu tersebut. Melalui foto surat klarifikasi, pihak Ranch Market menyatakan bahwa perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar alias hoaks.

“Kami informasikan bahwa kami telah berkoordinasi dengan Polsek Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan CCTV toko dan tidak menemukan kejadian sebagaimana disampaikan dalam Whatsapp tersebut,” pernyataan klarifikasi dari pihak Ranch Market.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka informasi mengenai perampokan di Ranch Market Pondok Indah tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.

Where it circulated

Facebook

Archive:

https://archive.fo/8VwVr

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message