[SALAH] Pesan Berantai yang Mencatut Nama Gus Sholah Disertai Tulisan Umat Islam Hukumnya Haram Pilih Jokowi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
“Gus Sholah tidak pernah menggunakan kata mengharamkan untuk hal-hal yang tidak secara tegas dinyatakan oleh hukum Islam,” keterangan tertulis akun resmi Twitter milik Pesantren Tebuireng, Selasa (26/3).
Beredar di pesan berantai aplikasi obrolan Whatsapp yang mencatut nama K.H Salahuddin Wahid biasa dipanggil Gus Sholah, isi pesan berantai tersebut adalah “UMAT ISLAM HUKUMNYA HARAM PILIH JOKOWI” yang disertai Berita eramuslim.com berjudul :KH. Salahuddin Wahid: Struktur NU Tak Boleh Instruksikan Pilih Jokowi-Ma’ruf.
Pesan berantai yang mengandung unsur hasutan tersebut membuat pihak Pesantren Tebuireng yang merupakan pesantren asuhan dari Gus Sholah ini memberikan klarifikasinya melalui akun Twitter resmi milik Pesantren Tebuireng @tebuirengonline.
“Gus Sholah tidak pernah menggunakan kata mengharamkan untuk hal-hal yang tidak secara tegas dinyatakan oleh hukum Islam,” keterangan tertulis akun resmi Twitter milik Pesantren Tebuireng, Selasa (26/3).
“Tersebar di WhatsApp, sebuah berita yang benar, tapi diberi caption yang salah oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Mari membaca beritanya dengan seksama, bukan hanya membaca caption yang menyesatkan,” tambahnya.
Selain itu, akun Twitter Pesantren Tebuireng juga berpesan kepada masyarakat bahwa untuk cerdas memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar.
“Stop hoaks. Saatnya cerdas memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia,” imbauan dari Pesantren Tebuireng.
Where it circulated
Pesan Berantai Whatsapp
Sources and references
- 1
Tweets by tebuirengonline
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] “MUI Mengeluarkan Daftar Bumbu dan Makanan yang Mengandung Babi”
Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Dr Najamudin Ramli menyatakan informasi beberapa produk yang dikatakan mengandung babi dengan mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia (MUI), tidak benar adanya atau hoaks.
[DISINFORMASI] Sandiaga Uno Memperoleh Pemberkatan dari Pemuka Kristen pada Saat Natal
Dihubungi detik.com, Sandiaga Uno menjelaskan: “Oh itu betul (foto). Kami hadir undangan Pak Hashim Djojohadikusumo di Rawamangun. Saya berikan sambutan atas nama Gerindra.
(HOAX)STARBUCKS HARAM DI MALAYSIA
The Malaysian Islamic Development Department (Jakim) has reassured that Starbucks drinks are halal after a viral message claimed otherwise. Read more at http://www.thestar.com.my/news/nation/2016/10/25/jakim-starbucks-drinks-are-halal/#pC1ltxRvhfwC3R4f.99.
[SALAH] MUI Larang Penggunaan Vaksin Covid-19 yang Didatangkan dari Tiongkok
Hasil periksa fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara) Anwar selaku Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan bahwa sampai saat ini MUI belum membahas berbagai kemungkinan soal vaksin Covid-19.