✕HoaxIndonesian

[SALAH] Pesan Whatsapp Bupati Pasuruan Beri Bantuan Sejumlah Dana untuk Yayasan

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 2 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

Oknum : “Assalamualaikum wr wb”

Ustaz : “waalaikum salam”

Oknum : “Saget nedi wektunipun penjenengan sekedap pas ustadz?

Ustaz : “Enje. Sumonggo

Oknum : “Sakmeniko niki saking PP Trabiyatus Salafiyah lak angsal bantuan a pak ustad

Ustaz : “ngapunten njenengan sinten geh. Bantuan apa itu?

Oknum : “Bantuan sakmeniko niki saking pribadi, sanes saking pemerintah/lembaga maupun instansi pak ustad. Kulo Pak Irsat Yusuf pak ustad!”

Ustaz : “Oh nggeh. Pripun gus?

Oknum : “Bantuan sakeng pihak pribadi meniko kan kedah masuk dating yayasan engkang dipon sampon nggadah rek atas nama yayasan/lembaga pak ustad”

Ustaz : “oo engge siap gus

Oknum : “Bantuan sakmeniko sampon ditujuaken dating yayasan al insane. Tapi yayasan sakmeniko tasek during kagungan rek atas nama yayasan pak ustad”

Ustaz : “engge. Trus pripun?

Oknum : “Kersane sami-sami terbantune… Dos pundi nek bantuan sakeng pribadi niku kulo tujuaken dateng PP Tarbiyatus Salafiyah sedanten. Mangke panjenengan saluraken dating yayasan sak meniko pak ustad? Panjenengan kintun rekening yayasan/lembaga panjenengan saget pak ustad?

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Hasil periksa fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

Gus Irsyad menegaskan selama mengemban jabatan ia tidak sekali pun meminta uang pada siapapun. Terlebih mengatur proses pencairan atau pemberian bantuan kepada pihak manapun.

.

Beredar di media sosial sebuah percakapan Whatsapp yang mengklaim Bupati Pasuruan mengirimkan bantuan kepada sebuah pesantren.

Dalam memuluskan aksinya, pelaku menjadikan foto Irwan Irshad sebagai foto profil agar orang-orang percaya.

Aksi penipuan ini secara terang-terangan dilakukan oknum melalui pesan WhatsApp bernomor 081235214831.

Menurut keterangan salah seorang pengurus pesantren, pelaku meminta nomor rekening korban untuk mengirim sejumlah bantuan.

Dilansir dari detiknews.com Gus Irsyad menegaskan selama mengemban jabatan ia tidak sekali pun meminta uang pada siapapun. Terlebih mengatur proses pencairan atau pemberian bantuan kepada pihak manapun.

Beliau menegaskan agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan bupati atau pemerintah daerah. Terutama yang meminta sejumlah uang atau imbalan untuk kepentingan pribadi.

Berdasarkan klarifikasi dari bupati pasuruan langsung kepada media, maka kegiatan meminta dana dan bantuan yang mengatasnamakan dirinya adalah tidak benar atau palsu dan masuk ke dalam kategori fabricated content.

Where it circulated

WHATSAPP

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message