✕HoaxIndonesian

[SALAH] “Pihak AS Akan Gelontorkan Dana 2 Triliun ke Pimpinan NU Untuk Menangkal Terorisme”

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

The claim

(1) “Baru saja informasi intelijen masuk lewat telegram | saat ini NU bekerjasama secara langsung dengan AS dalam rangka terorisme di Indonesia | pihak AS akan gelontorkan dana 2 Triliun ke pimpinan NU untuk menangkal terorisme | tentu ini ada niatan terselubung | *infovalid”.

——

(2) “Daftar 200 nama mubaligh rekomendasi kementerian agama Lukman Hakim saifudin merupakan daftar mubaligh pesanan JIL pusat di AS | AS saat ini sedang berupaya adu domba indonesia | Lukman Hakim merupakan agen binaan langsung JIL pusat di AS | *infovalid”.

Rated Hoax by TurnBackHoax (MAFINDO).

What the fact-checkers found

Tanpa sumber informasi valid, menambahkan tulisan “info valid” tidak menjadikan sebuah informasi menjadi valid. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

Tidak menyebutkan sumber informasi valid tipikal dilakukan pada saat teknik “Appeal to Authority” digunakan, agar dipercaya digunakan pihak-pihak yang valid tetapi tidak ada kejelasan, misalnya tautan, ke rilis informasi yang diklaim dibuat oleh pihak-pihak tersebut.

Where it circulated

(1) http://bit.ly/2rTuYyr, cuitan oleh akun Twitter “Hulk” (@Hulk_idn). Sudah dicuit ulang 315 kali per tangkapan layar dibuat.

——

(2) http://bit.ly/2rYBZgV, cuitan lain oleh akun yang sama. Sudah dicuit ulang 360 kali per tangkapan layar dibuat.

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/644991682500037/

Sources and references

  1. 1
  2. 2

    , firsdraftnews.org: “Konten yang Menyesatkan

  3. 3

    Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”

  4. 4

    ——

  5. 5
  6. 6

    , tentang “Appeal to Authority”: “Dalam kerja jurnalistik pernyataan narasumber lazimnya diverifikasi terlebih dahulu dan diberi penjelasan dalam kapasitas apa narasumber memberikan pernyataannya. Pernyataan tersebut mestinya diuji dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, apa bukti dari pernyataan tersebut? Dalam konteks bagaimana narasumber bisa mendapat informasi tersebut? Serta, apa kemungkinan bias motif politik narasumber dalam menyampaikan pernyataan tersebut?”.

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message