[SALAH] "sakit mendadak oleh vaksin"
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Peristiwa tahun 2018, diedarkan kembali memanfaatkan kondisi saat ini terkait vaksin. BUKAN sakit mendadak, dehidrasi efek setelah mendapatkan imunisasi Difteri. Sembuh dan dipulangkan setelah dirawat selama kurang lebih sehari. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
KATEGORI Konten yang Menyesatkan.
SUMBER Pesan berantai WhatsApp.
NARASI “Hendaknya kita berhati hati dg segala vaksin. Cukup santri dari ponpes ini yang mengalami, dan semoga para santri yang sakit mendadak oleh vaksin tersebut dapat segerah sembuh, aamiin mohon maaf saya share ini untuk keselamatan yang lain."
PENJELASAN (1) First Draft News: “Konten yang Menyesatkan Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu". * SUMBER mengedarkan kembali peristiwa dehidrasi efek imunisasi Difteri memanfaatkan kondisi saat ini terkait vaksin, untuk membuat kesimpulan yang salah.
(2) Beberapa artikel yang berkaitan, * REPUBLIKA.CO.ID @ 28 Feb 2018 17:15: “Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember membenarkan adanya beberapa santri yang dirawat di klinik dan puskesmas setelah diimunisasi difteri.
Hingga saat ini, Dinkes Jember memastikan para santri ini sudah sembuh dan dipulangkan ke Pondok Pesantren Madinatul Ulum, Desa Cangkring, Jenggawah, Kabupaten Jember." – * merdeka.com: @ 28 Feb 2018 11:23: “Puluhan santri Madinatul Ulum di Desa Cangkring, Kabupaten Jember, Jawa Timur dehidrasi setelah diimunisasi difteri dari petugas Dinas Kesehatan setempat.
Hingga Rabu pagi, ara santri masih dirawat di klinik pesantren dan puskesmas Jenggawah." – * detikNews @ 28 Feb 2018: “Menurut Lutfi, dalam sosialisasi sudah dijelaskan bahwa ketika sudah diimunisasi harus banyak minum. Tetapi ternyata banyak santri yang tidak melakukannya. Akibatnya, para santri ini mengalami dehidrasi."
(3) Sumber video, * “Jember 1TV Puluhan santri pondok pesantren di Kecamatan Jenggawah Jember pingsan karena dehidrasi usai disuntik vaksin difteri, orangtua santri panik hingga berdatangan ke pondok pesantren tersebut. https://www.jember1tv.co.id/".
REFERENSI (1) firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit." http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate), http://bit.ly/2rhTadC. (2) republika.co.id: “Santri yang Dirawat Akibat Imunisasi Difteri Sudah Pulang" http://bit.ly/39hALmt / https://archive.md/fVUGo (arsip cadangan). (3) merdeka.com: “Ini penyebab puluhan santri di Jember dehidrasi usai imunisasi difteri" http://bit.ly/39ia2WP / https://archive.md/6Zar8 (arsip cadangan).
(4) news.detik.com: “Puluhan Santri di Jember Dehidrasi Usai Imunisasi Difteri" http://bit.ly/35raVeM / https://archive.md/hpMy4 (arsip cadangan). (5) youtube.com: “Puluhan Santri Pingsan Usai Imunisasi Difteri" https://bit.ly/3i0H6GQ / https://archive.md/HM2UL (arsip cadangan).
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[KLARIFIKASI] Imunisasi HPV Sebabkan Kemandulan Atau Menopause Dini
Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kasus kanker di Indonesia terjadi sebanyak lebih kurang 330.000 orang dengan kasus terbesar adalah kanker serviks atau kanker leher rahim.
[SALAH] Campuran Garam dan Air Hangat Mampu Hilangkan Virus Corona
Hingga saat ini belum ada bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat bisa mengeluarkan virus corona atau Covid-19 dari tenggorokan.
Penjelasan BPOM RI tentang beredarnya Daftar-Daftar Rumah Sakit yang Dikaitkan dengan Penggunaan Vaksin Palsu
Badan POM tidak mengeluarkan daftar-daftar nama Rumah Sakit yang dikaitkan dengan penggunaan vaksin palsu. Beredarnya informasi tersebut diluar tanggung jawab Badan POM.
Penjelasan BPOM RI tentang Daftar Rumah Sakit di Bekasi yang Dikaitkan dengan Penggunaan Vaksin Palsu
Badan POM memandang perlu memberikan klarifikasi bahwa Badan POM tidak mengeluarkan daftar rumah sakit di Bekasi yang dikaitkan dengan penggunaan vaksin palsu.