[salah] siswi smp 3 puyung yang terjatuh saat melakukan aksi jumping motor, meninggal dunia
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Barusan liat berita di facebook, katanya si anak tsb yg terjungkal meninggal ditempat. Patah tulang leher,” tulis akun Instagram @rezakronis di kolom komentar akun Instagram @agoez_bandz.
What the fact-checkers found
Anggota Unit Reskrim Polsek Pule, Brigadir Kepala Andik Setiawan menyatakan siswi SMP 3 Puyung yang terjatuh dari motor saat aksi jumping motor dengan kepala duluan, tidak meninggal dunia. “Terkait viralnya Vidio tersebut bahwa korban meninggal dunia adalah Hoax atau tidak benar. Untuk waktu kejadian hari Jumat tanggal 16 Nopember 2018 pukul 15.00 wib TKP halaman SMP 3 Pule, desa Puyung, ” kata Brigadir Andik, Selasa (20/11).
Tersebar kabar melalui media sosial seorang perempuan remaja yang terjatuh saat melakukan aksi jumping motor, yang tampak dilakukan di halaman sekolah, meninggal dunia dengan patah tulang leher.
Kabar tersebut didapat dari akun Instagram @rezaknoris yang memberikan komentar dengan mengatakan perempuan yang dibonceng dalam aksi jumping tersebut meninggal di tempat dengan kondisi patah leher. Komentar yang diberikan @rezaknoris terdapat pada postingan akun Instagram @agoes_bandz yang membagikan video jatuhnya aksi jumping kedua perempuan itu. Berikut narasi lengkapnya:
“Barusan liat berita di facebook, katanya si anak tsb yg terjungkal meninggal ditempat. Patah tulang leher,” tulis akun Instagram @rezakronis.
Menanggapi postingan tersebut, akun Facebook Polsek Puye memberikan klarifikasinya. Melalui Brigadir Kepala (Bripka), Andik setiawan anggota unit Reskrim Polsek Pule, Polres Trenggalek menyatakan perempuan yang terjatuh dari motor dengan kepala duluan tidak meninggal dunia. Berikut narasi lengkapnya:
“Terkait viralnya Vidio tersebut bahwa korban meninggal dunia adalah Hoax atau tidak benar. untuk waktu kejadian hari Jumat tanggal 16 Nopember 2018 pukul 15.00 wib TKP halaman SMP 3 Pule, desa Puyung, ” kata Brigadir Andik, Selasa (20/11).
Senada, pihak sekolah SMP 3 Puyung melalui salah satu guru yang berdinas di situ mengatakan murid putri yang ada dalam video masih dalam kondisi sehat. “Tidak meninggal seperti kabar yang beredar dimedsos, musibah terjatuh dari motor memang ada dengan kejadian kecil yang tidak menimbulkan korban jiwa. Setiap musibah tidak salah bila mengatakan innalilahi wainna ilaihi roji’uun tetapi berlebihan bila dikatakan korban meninggal,” kata guru SMP 3 puyung yang diteruskan Bripka Andik.
Where it circulated
Media Sosial akun Instagram @rezakronis
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message