[SALAH] Surat Seleksi Sekolah Prioritas Kemendikbud
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Beredar surat mengenai seleksi sekolah prioritas berkop Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)dalam rangka program merdeka belajar dan guru penggerak.
Dari gambar yang beredar, surat tersebut bernomor 104-SSP/KH/TU/2020. Surat diterbitkan Senin, 18 Juni 2020 dan bersifat tertutup atau rahasia.
Dalam surat tersebut ditulis juga kriteria sekolah prioritas, dipilih dan ditentukan oleh tim evaluasi dan auditor secara rahasia dan tertutup. Kepala sekolah diminta untuk sesegera mungkin menghubungi tim evaluasi dan auditor guna mendapat penjelasan lebih lanjut mengenai program sekolah prioritas tersebut.
Berdasarkan penelusuran, melalui website resmi Kemendikbud (kemdikbud.go.id) menegaskan bahwa surat yang beredar di masyarakat tersebut adalah palsu.
“Berikut ini terlampir surat palsu yang beredar di masyarakat mengenai Seleksi Sekolah Prioritas. Kepada seluruh masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke Kementerian”, tulis Kemendikbud di website resminya 23/06/20.
Where it circulated
MEDIA SOSIAL
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[HOAKS] Surat Undangan Bimbingan Teknis atas Nama Kemendikbud
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI beredar di media sosial pada Rabu (6/2/2019).
[HOAKS] Surat Permintaan Data Siswa Berprestasi dan Penyaluran Beasiswa
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Belum lama ini tersebar kabar adanya surat edaran yang meminta data siswa-siswi berprestasi dalam bidang akademik dan penyaluran dana beasiswa bakat dan prestasi.
Cek Fakta Sepekan, Surat Undangan Kemendikbud hingga Konsultan Asing
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. KOMPAS.com – Kabar palsu atau hoaks yang beredar di media sosial maupun melalui aplikasi pesan WhatsApp kerap membuat masyarakat resah.
[SALAH] Jadwal Penerimaan IPDN 2021
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta). Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, melalui akun Twitter resmi Humas IPDN menyampaikan bahwa informasi tentang Jadwal Penerimaan IPDN 2021 adalah hoaks.