[SALAH] "TERNYATA SUDAH 10 hari PENDEMO tidak ada yang kena COVID 19"
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Faktanya, sejumlah pedemo dan aparat keamanan dalam sejumlah unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu, tercatat positif covid-19. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten yang Menyesatkan
Akun Sugiamto As (fb.com/astutik.suhartinii) mengunggah postingan berisi klaim sebagai berikut: “HAMPIR 1 TAHUN KITA DI DIBODOHI SI PENTOLO JOKOWI DENGAN CORONA . TERNYATA SUDAH 10 hari PENDEMO tidak ada yang kena COVID 19" Sumber : https://archive.md/zPTX2 (Arsip)
PENJELASAN Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa tidak ada peserta aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu yang positif COVID19 adalah klaim yang salah. Faktanya, sejumlah pedemo dan aparat keamanan dalam sejumlah unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu, tercatat positif covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjabarkan ada 21 dari 253 demonstran yang telah diamankan kepolisian berstatus reaktif di Sumatra Utara. Kemudian ada 34 dari 1.192 demonstran reaktif di DKI Jakarta. Aksi demo buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Semarang jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Sebanyak 11 buruh terkonfirmasi positif setelah merujuk hasil swab PCR.
“Total 11 demonstran yang positif Covid-19. 10 buruh positif corona ini yang menularkan ke satu orang yang diketahui kontak erat langsung. Mereka semua sudah berada di rumah dinas Wali Kota Semarang untuk karantina mandiri," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020). Tidak hanya demonstran, sejumlah aparat kepolisian yang ikut dalam pengamanan unjuk rasa, juga terkonfirmasi positif covd-19.
Dalam laporan yang diungkap Kapolres Metro Bekasi, Jawa Barat, Kombes Hendra Gunawan, terdapat 8 personel. Selain itu, pasca unjuk rasa tolak undang-undang cipta kerja, sedikitnya 8 polisi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi dinyatakan positif covid-19. REFERENSI
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZzeDJK-selama-ini-rakyat-dibodohi-k…
https://kabar24.bisnis.com/read/20201013/15/1304572/satgas-kasus-corona-berpo…
https://www.merdeka.com/peristiwa/11-peserta-demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-sem…
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201008131614-20-555951/demo-omnibus-l…
https://www.kompas.tv/article/116709/usai-jaga-demo-uu-cipta-kerja-8-polisi-p…
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] "KASAD klarifikasi, anggota TNI di bandung ternyata rata2 membantah Positif kena Covid 19"
Bukan membantah, tapi menyatakan mereka tidak ada gejala secara fisik. Tidak terdapat pernyataan dari ketiganya yang membantah telah positif Covid-19 ketika ditanyai Kasad TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.
[SALAH] "Jenazah pasien yang ‘katanya' kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada"
Tidak ada organ yang hilang karena semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal dari hidungnya akibat pembuluh darah di bagian kepala pecah. Kondisi ini akibat jenazah pasien positif Covid-19 tersebut memiliki riwayat stroke dan hipertensi.
[SALAH] Campuran Garam dan Air Hangat Mampu Hilangkan Virus Corona
Hingga saat ini belum ada bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat bisa mengeluarkan virus corona atau Covid-19 dari tenggorokan.
[SALAH] Setiap Hari Puskesmas di Kelapa Gading Rujuk 10 Pasien COVID-19 ke Wisma Atlet
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Klaim tersebut adalah tidak benar dan tidak berdasar, pasien yang dirujuk dari puskesmas Kelapa Gading terbanyak terjadi pada tanggal 21 Juli sebanyak 6 orang dan rujukan…