✕HoaxIndonesian

[SALAH] Tiongkok Minta Dua Pulau untuk Bayar Utang RI

Fact-check by CekFakta.comPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

What the fact-checkers found

Beredar gambar yang diunggah oleh akun Leena Septia (fb.com/lee.na.315) dengan narasi sebagai berikut : “Awalnya minta pulau lama lama minta semua negeri ini. Jokoun penjahat demokrasi. Dia hanya mementingkan perutnya dan golongannya. Boneka bangke.. Mana kebijakan dia yg pro rakyat. Tidak ada!!! memanjakan pejabat.mulai dari gaji mega yg luar biasa, mahfud yg menggiurkan, malah menaikkan gaji pegawai bpjs yg nyata telah mengkorupsi dana bpjs, mengganti mobil mewah mentri.

Bagian rakyat hanya… Nanggung utang negara, kenaikan listrik, naiknya bpjs, bbm, pajak. Dimana hatimu saat 700 mayat anggota kpps menjadi tumbal, saat papua bergejolak. Saat rkyt hidup dlm kesusahan krna kebijakanmu… Engkau malah sibuk memindahkan ibukota yg tdk penting. Pemindahan ibukota bukan kepentingan rkyt tp kepentingan siasatmu. UU revisi KPK ulahmu untk melemahkan sistem KPK. Pemimpin yang tidak diridhoi..

Semoga Allah yg akan membalas smua perbuatan mu baik yg nampak atau yg tidak nampak" Sementara narasi dalam gambar : “Tiongkok Minta Dua Pulau untuk Bayar Utang RI? Ngawur tuh" Tampak dalam gambar adalah Presiden Jokowi dan Presiden Cina Xi Jinping yang sedang bersalaman.

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, judul berita dalam gambar tangkapan layar yang diunggah akun Leena Septia sama dengan judul sebuah berita di JPNN.com yang diunggah pada 14 Agustus 2018. Berita itu mengulas sebuah kabar hoaks yang beredar di Facebook terkait permintaan Cina terhadap Pulau Sumatra dan Pulau Jawa sebagai ganti pembayaran utang Indonesia.

Dalam berita itu tertulis bahwa informasi palsu tersebut disebarkan oleh blog pendulang iklan daring, NKRI News Trending. Dalam blog itu, berita palsu tersebut dilengkapi foto Jokowi yang sedang berjabat tangan dengan Xi Jinping. Saat ini, blog NKRI News Trending tidak bisa diakses lagi. Mesin pencari menampilkan keterangan bahwa blog tersebut telah dihapus. Alamatnya pun tidak tersedia untuk blog baru.

Tempo juga menelusuri foto Jokowi yang sedang berjabat tangan dengan Xi Jinping yang ada dalam unggahan akun Leena Septia. Foto itu pernah digunakan sejumlah media arus utama di Indonesia, salah satunya situs Beritasatu.com. Foto itu dimuat oleh laman Beritasatu.com pada 15 Mei 2017 dalam berita yang berjudul “Jokowi Bahas Kerja Sama Investasi di Tiongkok".

Dalam keterangan foto tertulis, “Presiden RI, Joko Widodo (kiri) disambut Presiden Tiongkok, XI Jinping saat tiba di Great Hall, Beijing, Tiongkok, 14 Mei 2017. (Foto: AFP/Kenzaburo Fukuhara)".

Adapun beritanya berisi informasi tentang Presiden Jokowi yang baru saja membahas sejumlah kerja sama ekonomi dengan pelaku bisnis asal Cina, yakni pimpinan perusahaan Shanghai Electric Co Ltd, dan Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde di sela-sela kunjungan kerjanya ke Cina untuk menghadiri KTT Belt and Road Forum.

Original source: cekfakta.comOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
!Misleading
Indonesian

[DISINFORMASI] Utang Negara Bertambah, Cina minta Pulau Sumatera dan Jawa Dijual untuk Utang RI

Faktanya, berita itu adalah fitnah. Foto dalam berita tersebut diambil dari jepretan fotografer Reuters saat kunjungan Jokowi datang ke China dalam rangka peringatan ulang tahun ke-65 hubungan kedua negara pada Maret 2015, di Balai Agung Rakyat di Beijing.

CekFakta.comSep 7, 2018
✕Hoax
Indonesian

[SALAH] “Mahatir Mohammad minta China membongkar semua jalan Tol”

Selain narasi yang disebarkan adalah pelintiran menggunakan berita yang sudah beredar sebelumnya, hampir seluruh foto yang digunakan tidak ada kaitannya dengan klaim-klaim yang disebutkan di narası. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan NARASI.

TurnBackHoax (MAFINDO)Apr 4, 2019
✕Hoax
Indonesian

[HOAKS] Pernyataan Sri Mulyani Akan Jual Bali untuk Bayar Utang Negara

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengklarifikasi informasi yang menyebutkan bahwa ia mengeluarkan pernyataan akan menjual Pulau Bali untuk membayar…

Kompas.comAug 13, 2018
✓Credible
Indonesian

[KLARIFIKASI] “Pemerintah Akan Ngutang Lagi untuk Bayar Bunga Utang”

https://goo.gl/th2xTu, “Pemerintah Akan Ngutang Lagi untuk Bayar Bunga Utang Disfiyant Glienmourinsie Kamis, 27 Oktober 2016 – 14:53 WIB Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun depan pemerintah masih akan berutang untuk membayar bunga utang luar…

TurnBackHoax (MAFINDO)Feb 15, 2018