✕HoaxIndonesian

[SALAH] Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil periksa fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya). Faktanya kuasa hukum dr. Siti Fadillah, Ahmad Cholidin mengklarifikasi bahwa pesan berantai Whatsapp tersebut bukan tulisan asli dr. Siti Fadillah.

The claim

“Tulisan dr Siti Fadillah, dokter jantung dan mantan mentri kesehatan Menurut saya cara pengobatan Covid-19: Pertama kita harus tahu bahwa batuk bukan penyakit utama, demam bukan penyakit utama, tapi itu hanya reaksi tubuh terhadap perlawanan infeksi atau lainnya, termasuk sakit tenggorokan. Kalau kita beli obat flu, isinya adalah pereda nyeri tenggorokan, pereda batuk kering, pereda demam, ada pengencer dahak juga kadang kadang Dari sini kita belajar, untuk penyembuhan flu diobati sesuai dengan gejala sakitnya apa. Katakanlah Covid-19 gejala sakitnya adalah radang tenggorokan, batuk kering, demam, sesak nafas Maka pengobatan nya adalah :

Kami tidak dapat mengambil FASE PENGUNCIAN ke-2 SEBAGAI JIKA TIDAK ADA. * * Ya, sejarah memberi tahu kita bahwa (gelombang kedua) lebih berbahaya daripada gelombang pertama, seperti yang terjadi pada 1917 hingga 1919 dengan flu Spanyol. Jutaan orang tewas. * * Lindungi diri Anda dan keluarga Anda. * Tetap aman, COVID-19 * JANGAN menyimpan informasi ini hanya untuk diri Anda sendiri, berikan kepada semua keluarga dan teman Anda. * "

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Beredar tulisan melalui aplikasi pesan Whatsapp, yang ditulis oleh dr. Siti Fadillah perihal “pengobatan Covid-19". Setelah ditelusuri, melansir dari Liputan6.com, kuasa hukum dr. Siti Fadillah, Ahmad Cholidin menegaskan bahwa tulisan tersebut bukan tulisan asli dr. Siti Fadillah dan sudah banyak dimodifikasi. “Saya sudah cek, itu bukan tulisan dari ibu (dr Siti Fadillah)," ucap Ahmad Cholidin kepada Liputan6.com Senin, 28 Desember 2020.

“Jadi, ada yang bertanya ke ibu mengenai Covid-19. Ibu menjawab beberapa hal. Tulisan tersebut banyak tambahan yang justru bukan dari ibu," ujar Ahmad Cholidin menegaskan. Sebagai tambahan, dilansir melalui thelogicalindian.com, dengan judul “Message Talking About Lockdown In France, Italy, Germany, Spain and UK Viral On WhatsApp". Informasi dalam tulisan di atas mengenai lockdown di Spanyol, Perancis, Jerman, dan Italia adalah benar.

Tulisan asli dalam bentuk bahasa Inggris yang juga tersebar melalui Whatsapp. Sehingga, klaim mengenai “Tulisan dr. Siti Fadillah terkait Pengobatan Covid-19" termasuk hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

Where it circulated

WHATSAPP

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message