✕HoaxIndonesian

[SALAH] Uap Air Panas Dapat Membunuh Virus Corona

Fact-check by Satgas COVID-19 Hoax BusterPublished 2 min read

Archived here with a link to the original.

Hasil Periksa Fakta Riski Maulana (Anggota Komisariat MAFINDO BSI) Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Eka Ginanjar menyatakan, hal tersebut tidak bermanfaat dan belum ada penelitian kesehatan secara resmi yang…

The claim

“TIPS MEREDAM CONVID19 DENGAN UAP AIR PANAS Pakar-pakar Cina mengesahkan bahwa pernafasan dg uap air membunuh 100% virus Corona jika terdapat di dalam paru-paru, tekak atau hidung, karena virus itu tidak boleh bertolak unsur dengan suhu uap air hangat. Silahkan dicoba & disebarkan info ini secara meluas melalui jaringan medsos anda. ' ' " unggah akun Youtube Oey Him Toan, Jumat (27/3)

Rated Hoax by Satgas COVID-19 Hoax Buster.

What the fact-checkers found

Beredar sebuah video yang diunggah akun Youtube Oey Him Toan, pada video yang diunggah tersebut terdapat seorang wanita yang memperlihatkan bagaimana tips menghirup uap air panas, video itu diikuti dengan narasi yang isinya menyebutkan bahwa uap air panas dapat membunuh 100% virus Corona jika terdapat di dalam paru-paru, tekak atau hidung dan cara tersebut sudah disahkan oleh pakar-pakar di China. Setelah ditelusuri informasi tersebut tidak benar.

Hal ini dibantah oleh Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Eka Ginanjar. Eka mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak bermanfaat dan belum ada penelitian kesehatan secara resmi yang bisa membuktikan apakah menghirup uap air panas dapat membunuh virus Corona. Sampai saat ini pun belum ada metode yang resmi untuk melakukan penelitian tersebut. Melalui penelusuran lebih lanjut, dilansir dari factcheck.afp.com, Dr.

Jason McKnight, Asisten Profesor Klinis di Departemen Perawatan Primer dan Population Health di Texas A&M University mengatakan bahwa cara tersebut justru memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan pada wajah seperti luka bakar bagian kulit wajah, mata, dan saluran pernapasan, yang jika cukup parah dapat menyebabkan komplikasi serius dalam jangka panjang.

Jack juga menambahkan bahwa Pada saat ini, satu-satunya cara untuk membunuh virus adalah melalui solusi pembersihan antimikroba, yang tidak boleh dihirup atau dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara apapun.

Benjamin Neuman, seorang ahli dalam coronavirus yang mengepalai Departemen Ilmu Biologi di Texas A&M University-Texarkana ikut menanggapi hal tersebut, dirinya setuju bahwa gagasan uap air panas dapat membunuh virus Corona adalah gagasan yang buruk karena tidak benar dan dapat merusak paru-paru.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan informasi yang beredar bahwa uap air panas dapat membunuh 100% virus Corona adalah salah atau tidak benar dan masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.

Where it circulated

Sources and references

Original source: covid19.go.idOpen the original
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message