[SALAH] “Video Macan Kumbang Turun Gunung di Sekitar Jalan Kamojang, Kabupaten Garut”
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
“Hati2 yang mau ke Kamojang dari Arah Garut….. Macan Kumbang, Maung pada turun Gunung sudah dua hari ini….
huaduh pertanda alam apa ya?,” tulis akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor), Jumat (20/4)
What the fact-checkers found
Video macan kumbang turun gunung di sekitaran Kamojang, Kabupaten Garut yang ditayangkan oleh akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor) telah dibantah oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar). Kepala BBKSDA Jabar, Sustyo Iriono menjelaskan, video tersebut telah diunggah pada 4 Februari 2011 lalu oleh akun youtube @ caerole21 dan lokasinya bukan di Garut melainkan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jabar.
Postingan video macan kumbang turun gunung ke arah Kamojang, Kabupaten Garut yang dibuat oleh akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor) pada Jumat, (20/4) telah dibantah pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar) di waktu yang bersamaan.
Kepala BBKSDA Jabar, Sustyo Iriono menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemukan bahwa video tersebut memang telah diunggah ke saluran youtube oleh seseorang dengan nama akun caerole21. Video tersebut menurutnya telah diunggah pada 4 Februari 2011 lampau dan lokasinya bukan di Garut melainkan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jabar.
“Video itu bukan video baru. Dan lokasinya bukan di Garut,” kata Sustyo, Jumat (20/4).
Dengan begitu Sulistyo pun menegaskan bahwa informasi yang mengatakan adanya macan kumbang turun gunung di sekitaran Kamojang, Kabupaten Garut adalah sebuah upaya menyebarkan kebohongan yang dilakukan oleh pihak atau oknum tertentu yang berpotensi menimbulkan kericuhan di masyarakat. “Adanya pesan yang mengatakan, sudah dua hari, satwa jenis Macan Kumbang turun gunung di kawasan Kamojang Garut. Saya tegaskan, itu hoax,” tegasnya.
Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi juga menambahkan bahwa video tersebut merupakan hoax. Menurut Iptu Asep, berdasarkan ciri-cirinya, tempat dalam video tersebut bukan berada di Kamojang.
“Itu sebenarnya berita hoax, bukan di Kamojang. Karena, dilihat dari ciri-ciri pipa, pipa injeksen kecil yang dibawah, kalau di Kamojang itu di cat warna hijau, sementara di video tidak di cat,” jelasnya, Jumat (20/4).
Where it circulated
Media Sosial Facebook
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar message