✕HoaxIndonesian

[SALAH] Video "Sindiran Pedas Sultan Brunei Darusalam Kepada Presiden Jokowi"

Fact-check by TurnBackHoax (MAFINDO)Published 3 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Bukan sindiran kepada Presiden Jokowi Widodo. Pidato Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah di video yang sudah dipotong dan dibubuhi dengan judul serta keterangan yang keliru itu faktanya ditujukan kepada para menteri di Brunei.

.

Video itu berjudul “Sindiran Pedas Sultan Brunei Darussalam kepada Presiden Jokowi”. Video yang berisi potongan rekaman pidato Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, itu berasal dari kanal Abang AgunqS di YouTube.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo yang menelusuri kolom komentar di tautan video itu, faktanya pidato Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah di video yang sudah dipotong dan dibubuhi dengan judul serta keterangan yang keliru itu bukan ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Komentar teratas, yang ditulis oleh akun Meriati Han, menyatakan bahwa pidato Sultan Brunei Darussalam itu bukan ditujukan kepada Presiden Jokowi, melainkan kepada menteri-menteri di Brunei.

Akun Meriati Han menulis, “Tolong jgn gunakan titah Sultan kami sebagai agenda politik saudara. Saya Dari Brunei Darussalam dan tahu ini adalah titah Sultan kepada Menteri kabinet di Brunei Darussalam. Bukan untuk Presiden anda Jokowi. Anda sudah membohongi Rakyat Indonesia dan sudah membuat fitnah terhadap Sultan kami.”

Berbekal informasi itu, Tempo menelusuri video utuh pidato Sultan Brunei Darussalam tersebut. Hasilnya, ditemukan video yang identik, yakni yang diunggah oleh RTB News, kanal berita milik stasiun televisi di Brunei yang dibiayai oleh pemerintah setempat, RTB.

Video itu diunggah pada 7 Februari 2018. Video yang berdurasi sekitar 43 menit tersebut diberi judul “Berita Perdana 07 Februari 2018”. Dalam video ini, cuplikan yang dibagikan oleh kanal Abang AgunqS terdapat pada menit 15:50 hingga menit 16:52.

Namun, cuplikan yang diunggah oleh kanal Abang AgunqS tidak memuat secara utuh pidato Sultan Brunei. Sebelum menyinggung tentang “pemimpin mabuk kuasa”, Sultan Brunei terlebih dahulu menekankan pentingnya ideologi negara Brunei, yakni Melayu Islam Beraja (MIB).

Berikut pernyataan lengkapnya:

“MIB ialah pakaian Brunei. Kita memakainya sejak lebih 600 tahun lagi. Jadi, mengapa di dalam zaman yang dinamakan zaman modern ini ia mahu dipertikaikan? Yakinlah, barang siapa yang mempertikaikan MIB, mereka itu bukan purih Brunei atau tidak berjiwa Brunei. Untuk menjadi pemimpin, keperluan untuk menguatkan amalan konsep MIB sangatlah mustahab. Jangan sekali-kali coba menganut ideology atau sistem lain dari ideology dan sistem MIB. Kalau mahu jadi pemimpin yang baik, maka peganglah kuat-kuat prinsip ini. Dan juga jangan jadi pemimpin mabuk kuasa, melakukan apa saja untuk kepentingan diri sendiri lebih daripada kepentingan untuk negara. Di antara tanda-tanda pemimpin mabuk kuasa itu ialah licik, mengatur rancangan atau strategi bagi kepentingan sendiri, seperti mengamalkan kronisme dan nepotisme untuk mengukuhkan kedudukan dan kuasa. Beta yakin perbuatan seperti ini tidak mendatangkan sebarang kebaikan melainkan keburukan belaka kepada negara. Dan tidaklah boleh dibiarkan terus berlaku. Brunei mesti tetap Brunei. Inveronment-nya yang cantik mesti dikekalkan. Inveronment Brunei ialah kebajikan. Kita tidak akan membiarkannya dicemari oleh apa jua bentuk keburukan, termasuk ketidakjujuran dan kepalsuan. Brunei mesti bersih daripada semua gejala negatif.”

Koran lokal Brunei Darussalam, Pelita Brunei, juga menurunkan pernyataan Sultan Brunei tersebut sebagai berita utamanya. Berita yang berisi pidato Sultan Brunei tentang “pemimpin mabuk kuasa” itu terdapat dalam berita yang berjudul “Mempertikaikan MIB, bukan purih Brunei”.

Dalam berita yang dipublikasikan pada 10 Februari 2018 itu dijelaskan bahwa bahwa pidato Sultan Brunei tersebut disampaikan dalam Persidangan Khas Menteri-menteri Kabinet. Sidang itu berlangsung di Istana Nurul Iman, kediaman resmi Sultan Brunei, pada 7 Februari 2018.

Where it circulated

https://perma.cc/8P4W-HP2R (Arsip) – Sudah dibagikan 492 kali saat tangkapan layar diambil.

Sources and references

Original source: turnbackhoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →
✕Hoax
Indonesian

[HOAX] PANAS! Presiden Halimah Ditolak Warga Etnis China, Sultan Brunei Ancam Beli Singapura dan…

(1) Seperti yang sudah dibahas sebelumnya di post https://goo.gl/zifrQt, yang protes bukan hanya dari Etnis China (2) Artikel tidak menyertakan sumber jelas yang bisa dihubungi untuk dikonfirmasi dan atau diminta klarifikasi, apakah betul Sultan Brunei benar…

TurnBackHoax (MAFINDO)Sep 21, 2017
✕Hoax
Indonesian

(HOAX) Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, Angkat Bicara Soal Pesta Seks Gay di Jakarta

Peristiwa penggerebekan aparat kepolisian Republik Indonesia (Polri) di sebuah tempat sauna & spa yang terjadi di T1 Sauna, Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, yang di dalam tempat tersebut diadakan pesta seks gay.

TurnBackHoax (MAFINDO)Oct 17, 2017
✕Hoax
Indonesian

[HOAX] “UAS DIZALIMI, SULTAN BRUNEI : “AKAN KAMI BOIKOT SELURUH BISNIS HONGKONG DI BRUNEI”;”

“Klaim di bagian “Pada wawancara dengan media setempat” tidak menyertakan sumber informasi kejadian (wawancara) dan “media setempat” seperti yang diklaim, tidak ada informasi sumber jelas yang bisa diverifikasi untuk memeriksa validitas informasi yang…

TurnBackHoax (MAFINDO)Dec 26, 2017
✕Hoax
Indonesian

[HOAKS] Sultan Brunei Akan Jadikan Ustad Abdul Somad Sebagai Penasehat Kerajaan

Beredar sebuah informasi yang disebar melalui blog berita, YouTube dan media sosial terutama Facebook dengan judul “Sultan Brunei Akan Jadikan Ustad Abdul Somad Sebagai Penasehat Kerajaan”.

KominfoMar 28, 2019