✕HoaxIndonesian

[SALAH] Viral Ridwan Kamil Mereview Film ‘A Man Called Ahok’

Fact-check by Stophoax.idPublished 1 min read

The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.

What the fact-checkers found

Debunk ini berisi Informasi yang tersebar di media sosial dan pesan berantai Whatsapp yang menyebut bahwa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mereview film A Man Called Ahok yang tayang pada 8 november 2018 silam, Emil menegaskan dirinya dan keluarga besar belum menonton film yang mengisahkan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu. Lagi pula, kata dia, review yang beredar di grup-grup WhatsApp tersebut sama sekali bukan gaya tulisannya.

Belum lama ini, beredar di grup-grup whatsapp dan juga media sosial yang berisikan informasi mengenai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang isinya tentang review film ‘A Man Called Ahok’. Emil, sapaan Kamil, menepis pesan itu.

Dalam pesan tersebut mengklaim bahwa kang Emil Bersama keluarganya bersama-sama menonton fil yang tayang pada 8 november 2018 lalu.

“Ini beredar di grup WA. Dan ini adalah hoax,” tulis Emil di akun Instagram resminya seperti dilihat detikcom, Jumat (16/11/2018).

Emil menegaskan dirinya dan keluarga besar belum menonton film yang mengisahkan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu. Lagi pula, kata dia, review yang beredar di grup-grup WhatsApp tersebut sama sekali bukan gaya tulisannya.

“Karena kami belum menonton. Dan biasanya, jika kami menonton film, review-nya tidak akan kayak cerpen berlinang air mata begitu. Anda kurang pintar, Ferguso,” ucapnya memberi emotikon tersenyum.

“Btw, katanya filmnya memang bagus. Sukses terus untuk film-film Indonesia. Terima kasih. #HantamHoax,” tegas Emil.

Where it circulated

MEDIA SOSIAL

Sources and references

Original source: stophoax.idNo longer online, so this opens the Internet Archive copy.Open the archived copy
Pass it on

Got a similar message?

Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.

Check a similar message
Browse the archive →