[SALAH] Virus Corona Sudah Sampai di Shah Alam Selangor
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
The claim
Sdh sampai di Shah Alam Selangor. Virus corona sdh mulai menyerang…😱
What the fact-checkers found
Gadis asal Malaysia yang meninggal dalam video bukan meninggal karena virus corona. Hal itu disampaikan oleh ayah almarhumah, Norazlan Mokhri. Ia menegaskan bahwa anaknya bukan meninggal karena virus corona. “Jadi, bagi mereka yang tidak tahu apa-apa, berhentilah menyebarkan video yang mengatakan anak saya itu meninggal karena virus corona. Dan jangan membuat tuduhan macam-macam,” kata Norazlan.
Beredar video yang memperlihatkan seorang gadis berjilbab jatuh dalam sebuah toko. Dalam narasinya disinggung bahwa peristiwa tersungkurnya gadis itu lantaran virus corona sudah sampai Selangor, Malaysia.
Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa gadis dalam video tersebut meninggal bukan karena virus corona Wuhan. Ayah dari gadis tersebut, Norazlan Mokhri, mengisahkan bahwa putrinya meninggal bukan karena virus corona Wuhan.
“Anak saya meninggal bukan karena virus corona. Itu tidak betul. Saya sekeluarga kesal dengan tindakan pihak-pihak yang menyebarkan berita tanpa melakukan konfirmasi,” ujarnya.
Ia menceritakan, saat pulang dari acara pertunangan keluarga, putrinya, yakni Nur Izzah Izzati, mengajaknya untuk singgah di toko aksesoris ponsel di daerah Seksyen 13, Shah Alam, Malaysia. “Setelah acara selesai, dia mengajak saya ke tempat kerjanya untuk membeli aksesori ponsel,” kisah Norazlan.
Dirinya menunggu di mobil sedangkan Izzah masuk ke toko untuk membeli sesuatu. Namun, tiba-tiba Izzah terjatuh. Teman Izzah memanggil Norazlan. Ia sempat memeriksa denyut nadi jantung anaknya dan langsung membawanya ke rumah sakit terdekat.
Sayangnya, nyawa Izzah tidak dapat tertolong oleh dokter di rumah sakit tersebut. “Anak yang paling dekat dengan saya, Allah memanggil pulang untuk selamanya. Sebagai seorang ayah, saya ridho,” ujar Norazlan.
Atas tersebarnya video tentang anaknya, Norazlan meminta kepada warganet untuk tidak lagi menyebarkan video tersebut. Ia pun menegaskan anaknya meninggal bukan karena virus corona Wuhan.
“Jadi, bagi mereka yang tidak tahu apa-apa, berhentilah menyebarkan video yang mengatakan anak saya itu meninggal karena virus corona. Dan jangan membuat tuduhan macam-macam,” kata Norazlan.
Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan video yang diklaim sebagai korban meninggal karena virus corona Wuhan di Shah Alam, Malaysia tidak benar. Atas dasar itu, maka konten pada postingan tersebut masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang Salah.
Where it circulated
Sources and references
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[SALAH] Video "Warga Malaysia antri nginep di stadion shah alam...semua positif covid 19"
BUKAN untuk menginap. Mereka mengantri hanya untuk menjalani pemeriksaan Covid-19. Stadion Malawati yang berada di Shah Alam tersebut bukan pusat karantina atau isolasi bagi pasien Covid-19, melainkan menjadi Pusat Penilaian Covid-19.
[SALAH] Film Asal Korea Prediksi COVID-19
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Film tersebut memang membicarakan tentang virus korona tetapi pada film tersebut tidak ada hubungannya dengan COVID-19.
[SALAH] Campuran Garam dan Air Hangat Mampu Hilangkan Virus Corona
Hingga saat ini belum ada bukti kuat bahwa campuran garam dan air hangat bisa mengeluarkan virus corona atau Covid-19 dari tenggorokan.
[SALAH] Ratusan Warga China yang Menetap di Indonesia Menuju Singapura karena Virus Corona
Gambar dan klaim yang diunggah akun Facebook Maura Tria atau @maura.tria.3 pada Minggu, 22 Maret 2020 adalah salah. Gambar tersebut sama persis dengan foto karya Jurnalis Antara, Fikri Yusuf yang diambil pada Jumat, 31 Januari 2020 dengan keterangan “Sejumlah…