Sangat Disayangkan Guru Jadi Pembuat Hoax Kertas Suara
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Polisi terus mencari aktor di balik beredarnya hoax kertas suara sebanyak 7 kontainer. Penyelidikan polisi membuahkan hasil dengan tertangkapnya pelaku baru kasus hoax tersebut, yaitu MIK yang berprofesi sebagai seorang guru.
Dikutip dari Detik, MIK (38) merupakan seorang guru di SMP Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel (YPWKS), Kota Cilegon. Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya mengatakan bahwa MK dikenakan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 185 ayat 2 UU ITE juga Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.
Argo menambahkan bahwa MIK mengaku membuat sendiri posting -an di akun Twitter soal hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Screenshot posting -an di Twitter menjadi barang bukti polisi. MIK ditangkap sekitar pukul 22.30 WIB, pada tanggal 6 Januari yang lalu di rumahnya di Cilegon. Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa MIK membuat narasi kalimat posting -an di akun tersebut dengan maksud memberi tahu tim Paslon 02 tentang informasi tersebut.
Tentunya hal ini sangat disayangkan karena MIK adalah seorang guru yang seharusnya lebih melek informasi dan tahu batas-batas perilaku di media sosial. Membuat dan menyebarkan kabar bohong atau hoax memang dilarang di UU ITE.
Where it circulated
Detik
Sumber Gambar: Liputan6
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →(HOAX) Cerita Inspiratif Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison memang keluar dari sekolahnya saat masih kecil. Sebagai penderita diseleksia, Edison memang sulit beradaptasi dengan situasi belajar yang statis. Salah seorang gurunya memang ada yang mengatakan kalau Edison anak kacau dan sulit diajar.
[HOAKS] Ricuh Kertas Suara di Medan
Kembali beredar kabar bahwa surat suara telah tercoblos di Medan, Sumatera Utara. Dalam video tersebut terlihat banyak masa yang sedang protes dengan menunjukan kertas atau dokumen terhadap KPU.
Benarkah ada 70 Juta Suara yang Tercoblos untuk Pasangan Nomor satu?
Website penyebar informasi tidak kredibel Website www.ngelmu.co bukan tergolong media berita yang kredibel karena tidak mencantumkan siapa penanggung jawab dan alamat perusahaan.
[SALAH] Kertas suara Pemilu dibakar seperti sampah, kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat?
“Dokumen yang dibakar oleh masyarakat di depan kantor Distrik Tingginambut adalah sisa dokumen-dokumen Pemilu yang sudah tidak butuhkan lagi dan sudah dibuatkan Berita Acara Pemusnahannya,” kata Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin Siregar dalam keterangannya…