[DISINFORMASI] Dunia Mau Kiamat, Hujan Batu Terjadi
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Akun media sosial Facebook menyebarkan sebuah video yang mengatakan bahwa dunia akan kiamat. Video tersebut menampilkan hujan badai yang mengeluarkan bongkahan dimana pada narasi tersebut dikatakan bahwa hujan ini merupakan hujan batu. Postingan ini tercatat sudah disebarkan lebih dari 20 ribu kali dan mendapat like berjumlah ribuan.
Adapun video tersebut merupakan hujan es yang terjadi di Istanbul, Turki. Fenomena hujan es dapat terjadi apabila terbentuk awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan es, angin kencang, serta petir seperti dikatakan BMKG Stasiun Geofisika Klas I Bandung, Tony Agus Wijaya pada Tribunnews.com. Peristiwa hujan yang disertai turunnya es ini menyebabkan jalanan banjir dan menghancurkan pohon serta properti lainnya. Video hujan es tersebut kemudian dipelintir dan disebut sebagai hujan batu yang menyebabkan terjadinya disinformasi.
Sources and references
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[DISINFORMASI] Dunia Mau Kiamat, Hati Hati Daging Diinjek..
Beredar dimedia sosial facebook dengan caption “Dunia mau kiamat, hati hati daging di injek..”didalam postingan terdapat beberapa foto daging yang disuntik cairan seperti ayam ikan dan lain-lain.
[SALAH] “Malam Tahun Baru akan terjadi GEMPA”
Hingga per post ini disusun gempa masih belum bisa diprediksi, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[SALAH] Hujan batu seperti serpihan meteor menuju bumi di Purwakarta
Bukan meteor, hujan batu tersebut adalah akibat aktivitas peledakan batu di lokasi tambang milik perusahaan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) pada 8 Oktober 2019.
[HOAX] “Hujan Batu Panas Dari Erupsi Gunung Agung Menimpa Desa Dukuh Bali”
Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose menyatakan informasi tersebut hoax alias tidak benar. “Setelah ada informasi tadi, saya langsung memerintahkan kapolsek untuk cek. Jadi sampai sekarang belum ada batu yang keluar seperti yang disampaikan,” kata Petrus.