[Fakta atau Hoax] Benarkah Menteri Jokowi Berseberangan soal Impor Beras?
Archived here with a link to the original.
What the fact-checkers found
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengatakan, kabinet Jokowi saling berseberangan soal persedian stok beras. Menurut Prabowo, seorang menteri menyatakan bahwa stok beras Indonesia cukup. Tapi Menteri Perdagangan justru mengizinkan impor pangan.
Pasangan capres – cawapres nomor urut 01, Jokowi (ketiga kiri) dan Ma’ruf Amin (kiri) bersalaman dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) usai Debat Capres dan Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. Sementara Prabowo dan Sandi tampil kompak dengan jas dan dasi. ANTARA/Sigid Kurniawan
Polemik soal impor beras sejak awal tahun 2018 ini tak kunjung mereda. Terakhir, perseteruan terjadi antara Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso alias Buwas dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Akibatnya, Istana sampai merespon dan meminta persoalan ini segera diselesaikan.
Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menginstruksikan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution untuk mengundang Budi Waseso dan Enggar untuk duduk bersama.
“Bentar lagi mau diundang oleh Menko Perekonomian untuk duduk sama-sama. Enggak boleh begitu, semua harus terkoordinasi dengan baik,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.
Polemik impor beras ini sebenarnya tidak terjadi hari ini saja, namun sejak awal tahun saat pemerintah membuka kran impor pertama kali sebanyak 500 ribu ton.
Kesimpulan:
Benar, bahwa terjadi polemik impor beras antar menteri di tahun 2018.
IKA NINGTYAS
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →[Fakta atau Hoax] Benarkah Impor Beras di Era Jokowi Meningkat?
Website islampos.com menurunkan artikel berjudul “Jokowi Sebut Impor Beras Turun, Faktanya Naik 2,5 Kali Lipat” pada 20 Februari 2019 Menurut data Facebook, artikel itu telah dibagikan 1,7 ribu kali hingga 22 Februari 2019.
Jokowi Sebut Impor Beras Indonesia Sejak 2014 Turun, Benarkah?
Hasil penelusuran menemukan antara lain data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Salah satu data terbaru terkait itu yang bisa ditemukan di situs BPS, memuat tabel impor beras di rentang tahun 2000-2017.
[SALAH] "GURU Mau DIIMPOR Juga"
Jika berhenti hanya di judul yang belakangan direvisi, memang akan menimbulkan salah pengertian. Selain itu sudah diklarifikasi oleh Mendikbud bahwa mendatangkan guru dari luar adalah untuk melatih guru lokal, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Prabowo Klaim RI Impor Gula Jutaan Ton, Bagaimana Faktanya
Menurut Gurnadi, pengamat dari FITRA, memaparkan data dari Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) pada Juli 2018, bahwa produksi gula nasional di tahun 2018 mencapai 2,1 juta ton.