(HOAX): IRAN : Kami Siap Kirim Tentara Bantu INDONESIA, Kalau Demo 212 Berbuat MAKAR
The original site is no longer online; links go to the Internet Archive copy.
What the fact-checkers found
Sebuah berita hoax telah disebarluaskan oleh beberapa situs penyebar hoax dan disebar ulang oleh berbagai akun Facebook, dengan judul “IRAN: kami siap kirim tentara bantu INDONESIA, kalau demo 212 berbuat MAKAR.”
Ketika kita meng-klik berita yang di-share oleh beberapa situs penyebar hoax seperti syiah.id, liputanterkini.ga, bataranews.com, voa-moeslim.com, isinya tidak terkait soal pengiriman tentara. Ada dua kalimat yang terkait dengan rencana demo 2 Desember (212):
Berita tersebut menyebut pertemuan antara Menteri Keamanan dan Pemuda Iran, Mahmoud Gudarzi dengan kepala duta besar Indonesia untuk Tehran Octaviano Alimuddin, yang siap mendukung pemerintah Indonesia jika demo 212 terjadi pada selasa (23/10).
Kedustaan berita tersebut, pertama, terdapat pada nama kementerian Iran. Mahmoud Gudarzi adalah Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, bukan Menteri Keamanan dan Pemuda, lagian Menteri Keamanan biasanya dikaitkan dengan pertahanan bukan pemuda.
Kedua, pertemuan antara Dubes Indonesia dengen Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran terjadi pada selasa (16/8) di Tehran. Lagian tanggal 23/10 itu jatuh pada hari minggu, bukan selasa. Atau kalau penulis berita yang dimaksud adalah 23 November itu juga jatuh pada hari rabu, bukan selasa, dan tidak ada agenda pertemuan Dubes RI dan Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran pada hari itu. Bisa dicek sendiri diagenda kerja KBRI Tehran.
Dan berikut adalah screen shoot judul berita yang asli :
Sebagaimana judulnya, kesiapan yang dimaksud Menteri Olahraga dan Pemuda Iran dalam membantu Indonesia adalah siap membantu lebih menyukseskan Asian Games 2018 di Indonesia tidak ada kaitannya dengan rencana aksi demo 212, dan tidak juga bermaksud mengirimkan tentara.
Where it circulated
Got a similar message?
Paste it into the detector and see whether it matches a known hoax.
Check a similar messageRelated fact-checks
Browse the archive →HOAX: Indonesia Siaga 1 Setelah Pilkada, Tentara Cina Komunis Akan Makar
Sebuah akun Facebook dengan nama ‘Wisya Apriani Glautama’ memposting sebuah status hoax ke grup Facebook ‘Prabowo For NKRI’ sebagai berikut: ‘Semalam beberapa teman ayah saya dari anggota Kostrad TNI ada menyambangi rumah kediaman ayah saya yang juga anggota…
(HOAX) Status Keamanan Negara Siaga Satu Pasca Pilkada DKI Jakarta
Beredarnya status dari akun Wisya Apriani Glautama memunculkan anggapan bahwa Pemerintah Indonesia akan menerapkan status siaga 1. Akan tetapi, status tersebut tidak dijelaskan apakah status keamanan tinggkat sipil ataupun militer.